Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Beberapa pengunjung menikmati rafting di Selopamioro Adventures Park pada Senin (15/10/2018). /Harian Jogja- Fita Ayu Fidiyawati (M121)
Harianjogja.com, BANTUL- Objek wisata Selopamioro Adventures Park yang berlokasi di dusun Jetis, Selopamioro Imogiri Bantul semakin ramai pengunjung. Objek wisata yang diresmikan pada Mei 2018 ini cepat diketahui khalayak.
Wisata Selopamioro Adventures Park ini merupakan wisata air, rafting ala kadarnya dengan harga yang sangat jauh dengan rafting sesungguhnya. Hanya dengan membayar Rp5.000, pengunjung sudah memakai pelampung dan siap menaiki perahu karet.
Penyebaran informasi mengenai wisata tersebut melalui media sosial, meliputi Facebook Selopamioro Adventures Park dan Instagram @selopamioroadventurespark. Akun tersebut dikelola oleh salah satu anggota Pokdarwis Selo Bhakti Manunggal Desa Selopamioro dengan tujuan promosi.
Kedua akun media sosial tersebut dibuat pada tanggal 13 Mei 2018. Pengikut media sosial tersebut sekitar 580 dan tentunya mengalami peningkatan. Dalam tiap harinya, followers Instagram bisa bertambah hingga 5-10 pengikut.
Fitriyono salah satu anggota Pokdarwis Selopamioro yang terjun langsung mengelola akun, mengatakan bahwa media sosial adalah wadah promosi paling efektif. Sejak adanya akun media sosial, pengunjung semakin bertambah. Setiap hari selalu ada pengunjung yang datang, namun jumlah paling banyak adalah pada hari Minggu.
“Tiap hari Minggu pengunjung yang datang sekitar 600 orang. Tidak hanya dari Jogja, terkadang ada yang dari luar daerah Jogja, bahkan wisatawan asing juga berkunjung ke sini.” kata Fitriyono, Senin (15/10/2018).
Ketika akhir pekan, banyak pengunjung yang datang untuk bermain-main. Bahkan banyak yang membawa rombongan dan keluarga untuk bermain bersama. Bagi yang tidak ingin bermain air, pengunjung juga bisa duduk bersantai menikmati pemandangan yang ada di sekitar wisata.
Salah satu pengunjung yang sering datang bernama Muryanti. Ia mengatakan bahwa wisata ini efektif sebagai media refreshing bagi keluarga.
“Berhubung kediaman saya tidak jauh dari sini, saya sering datang ke sini. Saya dapat menghabiskan waktu sore hari bersama keluarga. Selain bermain air, kami juga dapat duduk bersama dan menikmati bekal makanan dari rumah,” kata Muryanti, Senin (15/10/2018).
Untuk ke depannya, Fitriyono beserta seluruh Pokdarwis berniat menambah akun YouTube untuk menambah persebaran informasi mengenai wisata tersebut. Dengan adanya upaya melalui media sosial, diharapkan informasi menyebar dengan cepat.
Selain itu, foto yang diunggah via media sosial mampu menarik pengunjung sehingga menambah banyaknya pengunjung yang datang ke Selopamioro Adventures Park.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.