Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Pahawang/Instagram-@lampung_pedia
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia punya banyak tempat wisata alam yang indah, selain Lombok, ada Pahawang di Lampung yang dikenal sebagai surga wisata tersembunyi.
Pulau Pahawang yang terletak di Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan. Dari Pelabuhan Bakauheni atau Kota Bandar Lampung, Anda harus menyewa kendaraan dengan perjalanan sekitar 3 jam menuju Pelabuhan Ketapang, tenang saja selama perjalanan tidak akan jenuh karena Anda akan melihat banyaknya bukit-bukit yang indah. Nah setelah tiba, di pelabuhan tinggal naik kapal sekitar 20-30 menit untuk menuju pulau Pahawang Besar.
Selain pulaunya yang besar, kejernihan airnya pun sangat menyegarkan mata saat memandangnya, dijamin rasa suntuk dan stress pada pikiran Anda cepat menghilang. Banyak spot snorkeling keren di sekitar pulau, yang bisa Anda manfaatkan untuk bertemu indahnya hewan-hewan dalam laut.
Siapkan camera underwater untuk mengabadikan momen seru bersama ikan nemo dan terumbu karang lainnya. Kapan lagi bisa sedekat ini dan menyentuh kehidupan dalam laut yang sangat langka kita dapatkan.
Tidak cuma itu, pengunjung juga bisa menikmati suasana alam sekitarnya yang memang indah. Nah, buat kalian yang enggak suka berenang atau snorkeling, masih tetap bisa menikmati suasana khas pantai yang segar, sunrise dan sunset, ataupun melihat-lihat flora dan fauna khas hutan mangrove.
Konsep penginapannya pun bernuansa rumah Lombok, tapi dengan rasa Maldives, dengan tempat yang lebih natural hingga menyatu dengan suasa pulau bisa betah nih untuk berlama-lama di Pahawang Lampung.
Penginapan yang berdiri di atas perairan, sudah ada di beberapa daerah seperti Lombok, Maluku, dan Raja Ampat konsep villa seperti ini memang sudah banyak. Tetapi bagi Lampung, konsep tersebut masih terbilang baru.
Pahawang sendiri sebenarnya memiliki empat bagian pulau yaitu Pahawang Besar, Pahawang Kecil, Kelagian Besar, dan Kelagian Kecil. Semuanya rata dengan memiliki pesona yang indah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.