Dokter Ingatkan Risiko Kolesterol usai Idul Adha, Olahraga Jadi Kunci
Dokter mengingatkan pentingnya olahraga setelah Idul Adha guna mencegah kolesterol, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
Indpendence Square Sri Lanka/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA – Sri Lanka dinobatkan menjadi destinasi terfavorit tahun 2019 versi Lonely Planet. Kendati demikian, para wisatawan yang hendak berkunjung ke negara pulau yang terkenal dengan hutan hujan, margasatwa, dan kuil-kuilnya ini mesti mewaspadai terhadap risiko demam berdarah.
Demam berdarah yang ditularkan oleh nyamuk macan, dan dapat berakibat fatal jika tidak didiagnosis dan diobati tepat waktu. Puncak musim nyamuk di Sri Lanka adalah antara Juli dan Agustus, namun bukan berarti Anda terbebas dari infeksi sepanjang sisa tahun ini.
Dokter menyarankan menggunakan obat nyamuk yang mengandung diethyltoluamide kimia atau lebih dikenal dengan singkatan DEET. Penolak yang paling efektif harus mengandung DEET dalam konsentrasi setidaknya 30%.
Ada juga penolak khusus yang bisa Anda semprotkan pada pakaian Anda sebagai tindakan perlindungan ekstra, sepert yang dilansir dpa, Rabu.
Center for Travel and Tropical Medicine (CRM) di Berlin mengatakan telah diberitahukan 45.700 kasus demam berdarah pada tahun 2018, di mana setidaknya 45 orang meninggal akibat penyakit tersebut.
Satu-satunya berita baik di sini adalah bahwa angka-angka tersebut telah turun sejak tahun 2017, ketika setidaknya 395 meninggal karena demam berdarah dengue dari 185.195 infeksi.
Demam berdarah biasanya tidak mematikan saat pertama kali Anda mendapatkannya. Infeksi pertama akan memberi Anda gejala mirip flu yang dimulai dua hingga sepuluh hari setelah Anda digigit. Gejala khas termasuk suhu tinggi, sakit kepala, anggota badan yang sakit, rasa sakit di belakang mata dan ruam tingkat rendah.
Rasa sakit dan demam cenderung menghilang cukup cepat, tetapi Anda mungkin merasa lelah selama beberapa minggu.
Demam berdarah sangat berbahaya setelah infeksi kedua atau ketiga. Ini adalah ketika gejala yang lebih parah, seperti pendarahan internal dan apa yang disebut sindrom syok dengue, dapat terjadi.
Menurut CRM, pelancong biasanya tidak terinfeksi lebih dari satu kali selama liburan. Tetapi Anda mungkin masih harus menemui dokter jika Anda menunjukkan tanda-tanda flu untuk berjaga-jaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter mengingatkan pentingnya olahraga setelah Idul Adha guna mencegah kolesterol, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung, sekaligus meresmikan perpustakaan dan museum
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Kemendag meluncurkan layanan alat ukur SPKLU guna memastikan konsumen kendaraan listrik mendapat daya sesuai pembayaran
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.