WISATA KULONPROGO : Nikmati Semilir Angin di Waduk Sermo

Penumpang perahu wisata di Waduk Sermo saat ini juga dilengkapi dengan life jacket demi pertimbangan keamanan, Selasa (27/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
31 Desember 2016 01:20 WIB Sekar Langit Nariswari Wisata Share :

Wisata Kulonprogo di Waduk Sermo yang dapat menjadi alternatif

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Alternatif berwisata di Waduk Sermo kini semakin beragam sejak beberapa waktu terakhir. Namun, pesona menikmati semilir angin sembari naik perahu berkeliling Waduk Sermo masih tetap menarik perhatian.

Naik perahu di Waduk Sermo sudah alternatif lama sebelum waduk terbesar di DIY ini semakin populer di sosial media. Seiring dengan perkembangannya, perahu-perahu ini juga berbenah dan berdandan menghadapi wisatawan yang terus bertambah. Nur Yulianto, salah satu pengelola perahu wisata, mengatakan jika perahu wisata sebenarnya sudah ada sejak 2001 silam.

Kala itu antusiasme masyarakat masih rendah hingga kemudian banyak perahu yang menganggur. Perahu hanya beroperasi ketika memang ada pesanan atau acara khusus. Selebihnya, perahu ini hanya teronggok di sisi waduk tanpa difungsikan. Namun, ketika pariwisata Bukit Menoreh, termasuk Waduk Sermo mulai berkembang, masyarakat setempat termasuk pemilik perahu wisata tak mau ketinggalan.

Perahu-perahu tersebut dicat dengan warna cerah untuk menarik perhatian pengunjung. Kondisinya pun diperbaiki dan diberi atap agar wisatawan tak perlu kepanasan akibat terik matahari. Sisi keselamatannya juga diberi perhatian dengan disediakannya life jacket untuk setiap pengunjung. Pengemudi kapal juga sigap menawarkan diri membantu memotretkan momen wisatawan saat berkeliling waduk.

“Sekarang semuanya kan pengen foto-foto yang bagus,”ujar Yuli pada Harianjogja.com pada Selasa (27/12/2016). Menurutnya, terdapat 9 perahu wisata yang tersedia di Waduk Sermo saat ini. Untuk naik perahu, pengunjung cukup mengeluarkan biaya Rp10.000 per orang. Pengunjung bisa memilih untuk berkeliling waduk yang terletak di Hargotirto, Kokap ini atau cukup minta diantarkan dari satu dermaga ke dermaga lainnya.

Meski berkapasitas 25 orang, tidak ada jumlah minimal yang diterapkan untuk memberangkatkan perahu. Jika memang ada peminat maka perahu siap berangkat kapan saja. Hanya saja, Yuli menyebutkan jika memang hanya ada 4 penumpang maka diminta membayar Rp12.500 per orang. Uang tersebut akan digunakan  untuk mengganti biaya bahan bakar yang digunakan untuk menjalankan perahu.