Anak Jarang Bergerak, Dokter Ungkap Bahaya Gaya Hidup Sedentari
Dokter mengingatkan gaya hidup sedentari pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan hipertensi. Simak aktivitas fisik yang dianjurkan.
Ilustrasi/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA- Wisatawan muslim di Eropa terus tumbuh sehingga fasilitas untuk mereka terus ditingkatkan.
Para pengusaha industri wisata termasuk hotel dan restoran di negara-negara Eropa menyediakan layanan khusus bagi wisatawan Muslim yang disesuaikan dengan aturan Islam seperti makanan halal dan tempat-tempat shalat yang nyaman.
"Para pelaku industri wisata di Eropa semakin paham akan kebutuhan wisatawan Muslim seperti makanan halal yang bersertifikat dari lembaga yang berwenang dan masjid atau tempat-tempat shalat yang nyaman," kata Duta Produk Muslim dari perusahaan layanan wisata dunia Kuoni Global Travel Services Maulana Gunawan Surbakti di Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam.
Dia menjelaskan bahwa jumlah wisatawan Muslim yang berkunjung ke Eropa semakin meningkat. Selain itu jumlah pemeluk Islam di negara-negara Eropa juga bertambah dengan pesat.
Saat ini Inggris merupakan negara di Eropa dengan pertumbuhan jumlah Muslim tertinggi.
Dua hal itulah yang menurut dia memudahkan penyedia layanan wisata Muslim untuk mendapatkan makanan halal dan masjid atau tempat sholat yang nyaman.
Gunawan mengatakan sebelum mengantar para wisatawan Muslim ke negara-negara Eropa, Duta Muslim Kuoni melakukan survei restoran dan kafe yang menyediakan makanan halal.
"Kami tidak hanya ingin mendapat pengakuan secara lisan dari pemilik tempat makan atau kokinya bahwa makanan yang mereka jual halal, tapi juga harus menunjukkan sertifikat halal dari lembaga berwenang setempat," jelas Gunawan.
Selain itu, mereka juga mencari lokasi masjid atau mushala yang nyaman di sepanjang rute perjalanan agar wisatawan Muslim tidak terlambat dalam menunaikan shalat.
"Kami atur waktu perjalanan dengan jadwal shalat dalam tiga waktu, yakni shalat subuh, zuhur dan ashar, serta magrib dan isya sehingga tidak ada yang terlewat," kata Gunawan.
Ia mengatakan, pejalanan wisata yang dikelola oleh Kuoni dipimpin oleh pemandu wisata Muslim yang paham akan aturan Islam mengenai ibadah dan perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter mengingatkan gaya hidup sedentari pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan hipertensi. Simak aktivitas fisik yang dianjurkan.
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.
BGN menyiapkan 1.700 SPPG di wilayah dengan stunting tinggi. Program MBG diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penumpang pesawat internasional Asia-Pasifik turun 1,1 persen pada Juni 2026. Kenaikan harga avtur memicu tarif tiket lebih mahal dan penyesuaian kapasitas.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Sri Sultan HB X menegaskan AI di industri asuransi harus menjaga martabat manusia. OJK menyebut AI hanya menjadi alat bantu profesional.