Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Ilustrasi perjalanan/JIBI-Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA-Melakukan perjalanan ke luar kota atau negeri tak hanya dilakukan untuk tujuan liburan saja. Sebagai pebisnis atau eksekutif, melakukan perjalanan ke luar kota atau negeri ini bisa menjadi jadwal rutin setiap minggunya.
Saat melakukan perjalanan bisnis ini, biasanya mereka dihadapkan dengan jadwal yang sangat padat. Mulai dari meeting, membuat laporan, sampai harus mengurus pekerjaan yang ditinggal di kantor dengan sistem remote working. Mengingat jadwal yang cukup padat ini, Anda perlu melakukan langkah-langkah khusus agar perjalanan bisnis dapat menjadi lebih efektif dengan hasil yang maksimal. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan.
1. Buatlah checklist
Saat bekerja di luar kantor, pastikan Anda tidak kelupaan membawa dokumen-dokumen atau perlengkapan penting lainnya yang berkaitan dengan urusan pekerjaan. Salah satu hal sepele tapi bisa membuat perjalanan bisnis Anda berantakan adalah ketinggalan pengisi daya laptop.
Solusi dari permasalahan ini adalah dengan membuat checklist barang-barang apa saja yang perlu dibawa untuk urusan pekerjaan nanti di luar kota/negeri. Mulailah dari perlengkapan pribadi terlebih dahulu, baru setelah itu urusan dokumen-dokumen penting yang harus dibawa.
2. Gunakan tas yang ringkas
Durasi perjalanan bisnis memang menentukan seperti apa tas yang harus Anda siapkan. Namun, seberapa lama pun perjalanan, usahakan selalu menggunakan tas yang ringkas. Pilihlah tas yang sekiranya masih bisa dimasukkan ke dalam bagasi kabin sehingga Anda tidak perlu menunggu di antrean bagasi saat tiba di kota tujuan.
Pemilihan tas yang ringkas ini juga dapat membuat Anda lebih dinamis dalam hal mobilisasi. Saat melakukan perjalanan bisnis, terkadang Anda diharuskan pindah dari satu hotel ke hotel lainnya. Penggunaan tas yang ringkas dapat memudahkan Anda dalam melakukan mobilitas seperti ini.

3. Persiapkan diri untuk hal yang tak terduga
Dalam melakukan perjalanan bisnis seringkali Anda akan dihadapkan pada hal yang tak terduga. Misalnya, jadwal meeting harus diundur atau bahkan dimajukan. Belum lagi ternyata Anda harus lebih lama berada di sebuah kota karena ada pekerjaan tambahan yang harus dilakukan di sana.
4. Buat daftar agenda kerja
Agar pekerjaan Anda dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu saat melakukan perjalanan bisnis, buatlah daftar agenda kerja saat berada di sana. Mulailah dari waktu kedatangan di kota tujuan. Buatlah daftar meeting yang harus dilakukan, pekerjaan apa saja yang harus ditindaklanjuti lebih dahulu, siapa saja orang yang harus dihubungi, hal-hal apa saja yang Anda butuhkan dari perjalanan bisnis kali ini untuk membuat laporan perjalanan, dan hal lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan.
Hal ini perlu dilakukan agar terciptanya waktu yang efektif untuk melakukan pekerjaan. Jadwal yang tersusun dengan rapi juga memungkinkan Anda bekerja lebih efisien karena tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu.
5. Selalu jaga kesehatan
Melakukan perjalanan ke luar kota atau negeri bisa saja membuat kondisi tubuh Anda menurun, apalagi perjalanan ini cukup sering dilakukan, misalnya tiga sampai empat kali dalam sebulan. Kondisi tubuh yang menurun jelas akan mengganggu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan dengan efektif.
Oleh karena itu, Anda harus selalu menjaga kesehatan saat melakukan perjalanan bisnis ini. Selipkan jadwal makan siang di tengah-tengah kepadatan bekerja atau mengonsumsi suplemen vitamin setelah sarapan di pagi hari.
Efektivitas saat melakukan perjalanan bisnis sangatlah penting karena selain dapat membuat Anda lebih teratur dalam bekerja, juga dapat membuat Anda lebih cermat dalam menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.