Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Tersangka Korupsi dan TPPU
Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus PLN, PT Asabri, serta Krakatau Steel.
Es Buah PK Jogja/Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA—Tak hanya kuliner berupa makanan, sajian minuman es di Jogja juga banyak yang melegenda. Mereka hadir di tengah-tengah cuaca kota yang panas, namun tetap menyajikan kesederhanaan yang konsisten. Salah satunya ialah Es Buah PK.
Terletak di area trotoar Jalan Pakuningratan, Jetis, Jogja melatarbelakangi warung ini menggunakan nama PK dari singkatan Pakuningratan. Menurut Warso, salah seorang karyawan sekaligus adik dari pemilik kedai, warung kaki lima ini telah berdiri pada 1973 sejak dirintis oleh Karmiyo, kakaknya.
Meski tergolong kuliner kaki lima, tetapi cita rasa Es Buah PK setara sajian di resto bintang lima. Es buah seharga Rp8.000 ini tersaji dalam mangkuk standar bakso. Meski disuguhkan di mangkuk, tetapi pemilik kedai bersikeras menyebut dagangannya sebagai es buah, alih-alih sup buah.
Berbeda dengan es buah pada umumnya, Es Buah PK konsisten menggunakan buah-buah lokal yang didominasi rasa manis dan asam. Bahkan, minuman es ini menggunakan jenis buah yang jarang dijumpai pada sajian es buah manapun, yaitu buah sawo.
Irisan buah berwarna cokelat ini berpadu dengan manisnya buah nangka, cincau hitam, serutan kelapa muda, serta asam-segarnya buah nanas. Isian ini kemudian ditutup dengan es serut yang menggunung, kemudian disiram dengan sirup merah buatan sendiri. Tak lupa, Es Buah PK diberi topping susu cokelat.
“Khasnya PK itu memang ada sawonya. Buahnya manis, banyak yang suka,” tutur Warso saat ditemui Harian Jogja di sela-sela kegiatannya menjual es buah belum lama ini.
Selain menjual es buah, kedai ini juga menjual bakso daging sapi. Meski begitu, menu Es Buah PK telanjur lebih dulu melekat ke warung ini. Setelah bertahun-tahun lamanya pun, kedai ini tetap ramai meskipun antar pembeli saling berhimpitan di meja maupun di lesehan. Warung yang memanjang dari ujung Jalan Pakuningratan ke arah timur ini selalu dipenuhi pengunjung, terutama pada saat jam makan siang. Tak jarang, pembeli memesan es buah dan bakso sekaligus untuk disantap di tempat. Keadaan ini seringkali membuat beberapa pembeli harus antre tempat duduk. Sebab, pengunjung pasti akan mengambil jeda waktu setelah menuntaskan semangkuk bakso yang panas untuk kemudian menyeruput es serut dingin yang akhirnya lumer. Saking ramainya, dalam sehari saja Karmiyo beserta kelima karyawannya dapat menjual sekitar 200 mangkuk es buah.
Bagi Anda yang ingin menikmati semangkuk Es Buah PK, disarankan untuk datang selain pada jam makan siang. Sebab, pada waktu tersebut adalah puncak keramaian kedai ini. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 – 18.00 WIB.
Es Buah PK kini sudah memiliki dua kedai cabang lain, yaitu di Jalan Kyai Mojo, Tegalrejo, Jogja serta di Jalan Godean, Sidokarto, Godean. Warso menyebutkan es buah yang dijualnya sudah dinikmati oleh beragam kalangan. “Siapapun boleh beli, bisa beli, dan pernah beli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus PLN, PT Asabri, serta Krakatau Steel.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.