Petugas Sensus Ekonomi 2026 Keluhkan Honor, BPS Semarang Buka Suara
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Ilustrasi berkemas akan liburan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Liburan akhir tahun tiba lagi. Saatnya menyusun rencana dengan matang agar tidak menimbulkan stres apalagi berantakan ketika di tempat tujuan. Liburan sudah seharusnya menyenangkan, bukan bikin pusing.
Bagi Anda yang sudah memutuskan destinasi wisata tapi belum menyusun rencana perjalanan, simak tips berikut ini seperti dilansir Independent Online, belum lama ini.
Tentukan jumlah hari
Sebelum menentukan obyek wisata apa saja yang hendak dikunjungi, hal utama yang harus dilakukan adalah menentukan lama waktu bepergian. Entah itu hanya dua hari di akhir pekan, tiga hari, atau bahkan hitungan minggu. Bila lama waktu bepergian sudah ditentukan, akan lebih mudah memasukkan daftar tempat wisata yang ingin dikunjungi.
Buat daftar tempat-tempat yang ingin dikunjungi
Seperti yang dikatakan sebelumnya, setelah menentukan lama waktu liburan, selanjutnya adalah membuat daftar tempat wisata yang ingin dikunjungi sebanyak mungkin. Kemudian pertimbangkan apakah tempat wisata itu memungkinkan untuk didatangi sesuai waktu yang telah ditentukan. Coba cari tahu mengenai jam operasional, jarak, dan aksesnya. Utamakan untuk memilih tempat wisata yang tidak biasa tapi tetap menarik. Selain itu, bila waktu untuk berlibur terbatas, sebisa mungkin hindari tempat wisata yang aksesnya sulit terjangkau karena bisa membuang-buang waktu.
Berikan waktu khusus
Saat menyusun rencana perjalanan, menjadi realistis itu tetap perlu. Tak bisa dipungkiri meskipun sudah ada jadwal bisa jadi mengalami keterlambatan atau ngaret. Jadi siapkan waktu khusus untuk kejadian tidak terduga. Pertimbangkan kegiatan dan waktu tur dengan menyediakan jarak 30 menit hingga satu jam.
Pesan online
Untuk mempermudah perjalanan dan mempersingkat waktu, ada baiknya membeli tiket wisata secara online bila memungkinkan. Terlebih sekarang ini sebagian besar tur dan perjalanan lebih mudah untuk dipesan secara online. Dengan begitu waktu yang digunakan untuk mengantre bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang lebih berharga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia karena alasan pribadi. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Kementerian Imipas mengungkap korban TPPO kini banyak berasal dari lulusan S1 dan S2. Modus lowongan kerja bergaji tinggi di media sosial jadi pemicu.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z.
FKG UI menegaskan edukasi kesehatan gigi sejak dini penting untuk mencegah masalah gigi yang masih dialami 57 persen masyarakat Indonesia.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.