Kulonprogo Genjot Investasi, Siapkan Lahan dan Perizinan
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Taj Mahal/Reuters
Harianjogja.com, MUMBAI—Taj Mahal di Agra, India menjadi wisata favorit banyak orang baik di orang lokal maupun warga asing. Saking banyaknya pengunjung, pengelola Taj Mahal kini memikirkan kemungkinan kerusakan yang lebih tinggi. Untuk menguranginya, tiket masuk pun dinaikkan.
Taj Mahal ini dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan sebagai bentuk cintanya untuk istri tercinta, Mumtaz Mahal.
Seperti dilansir The Guardian, belum lama ini harga tiket Taj Mahal untuk pengunjung India dinaikkan untuk menurunkan dan mengurangi jumlah wisatawan sekaligus melindungi monumen atau situs wisata utama negara tersebut dari kerusakan.
Harga tiket untuk penduduk India ini dinaikan mulai dari 50 Rupee naik menjadi 250 Rupee, jika dirupiahkan itu sekira Rp10.000 naik menjadi Rp50.000. Sedangkan untuk wisatawan Internasional biayanya naik menjadi US$19 dari US$16 atau sekira Rp277.751 dari Rp233.896.
Penduduk India merupakan mayoritas dari 10.000 sampai 15.000 pengunjung harian Taj Mahal dan setiap harinya hampir 6,5 juta pengunjung mengagumi karya abad 17 ini pada 2016. Langkah menaikkan harga tiket ini dilakukan pihak berwenang India untuk membatasi jumlah wisatawan dari yang sebelumnya 70.000 pengunjung per hari di akhir pekan menjadi 40.000 per hari.
"Langkah ini akan mengurangi jumlah pengunjung ke Taj Mahal paling tidak sekira 15-20 persen dan juga menghasilkan pendapatan untuk konservasi," kata juru bicara dari survei arkeologi India, yakni badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan bangunan.
Para ahli mengatakan terlalu banyak orang atau pengunjung yang datang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada lantai marmer, dinding, dan pondasi bangunan. Para pegawai yang bekerja di Taj Mahal juga berjuang untuk menghentikan marmer putih berubah kuning karena tingkat polusi yang meningkat di Kota Agra tersebut.
Kerusakan lebih lanjut juga disebabkan oleh kotoran dan serangga dari sungai Yamuna yang berdekatan dengan Taj Mahal, sungai ini merupakan salah satu perairan paling tercemar di India.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.
AHY membekali Taruna Akmil soal tantangan global, geopolitik, ekonomi, dan pembangunan jelang pelantikan oleh Presiden Prabowo.
BPOM menegaskan regulasi adaptif penting untuk mempercepat hilirisasi inovasi bioteknologi dan memperkuat daya saing industri farmasi.
Bulog mengusulkan beras SPHP premium bermerek Beras Kita untuk menekan kenaikan harga beras premium dan menjaga stabilitas pangan nasional.