Mengenal Kaligrafi China, Seni Tulisan Peninggalan Zaman China Kuno

Cantika dan Gendis memperlihatkan Kaligrafi China (chinese calligraphy) pada event Spring Garden Festiv, di Hartono Mall Yogyakarta. - Harian Jogja/Siti Halida Fitriati
24 Januari 2020 21:27 WIB Siti Halida Fitriati (ST19) Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Masyarakat Indonesia pada umumnya mengenal seni kaligrafi Arab. Karya seni ini biasanya berupa pajangan atau hiasan dinding rumah maupun ibadah umat Islam. Namun, kini ada jenis lain dari seni tulisan, yakni kaligrafi China (chinese calligraphy). Jenis seni ini diperkenalkan pada event Spring Garden Festiv, di Hartono Mall Yogyakarta.

Biasanya kaligrafi ini dikenal dengan sebutan kaligrafi Tionghoa. Seni ini merupakan hasil kebudayaan Asia Timur seperti Korea, Thailand, Vietnam, Jepang, dan China tentunya. Tulisan semacam ini biasa digunakan oleh masyarakat China pada zaman kuno, dengan menggunakan alat berupa tinta dan kuas.

Seorang wanita kelahiran China, Cantika, ketika ditemui dalam ajang Spring Garden Festiv mengaku kesulitan ketika mengaplikasikan tulisan dengan menggunakan kuas. “Karena biasanya kami menulis menggunakan ballpoint biasa, bukan memakai kuas," ujarnya dengan aksen Indonesia yang masih terbata-bata, Jumat (24/1/2020).

Begitupun dengan Gendis, wanita keturunan Tionghoa asal Jawa. Ia mengaku mulai belajar menulis  kaligrafi sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Di sekolahnya, seni menulis ini dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini, sebagai bentuk pelestarian budaya Tionghoa.

Adapun alas yang digunakan untuk menulis kaligrafi ini tidak hanya menggunakan secarik kertas biasa. Cantika dan Gendis, ketika ditemui oleh wartawan Harianjogja.com menggunakan sejumlah media khusus yang digunakan dalam mengaplikasikan tulisan, yaitu shengxuan, shu xuan, dan lainnya.

“Warnanya ada merah dan kuning,” kata Cantika.

Chinese calligraphy merupakan salah satu stan dalam event Spring Garden Festiv. Acara ini akan digelar hingga 26 Januari 2020 dan akan hadir kembali pada 31 Januari - 2 Februari 2020. Ada rangkaian acara lain dalam event ini hingga 9 Februari mendatang, dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek di Atrium Hartono Mall, Yogyakarta.