Cara Mengurus Koper yang Hilang atau Rusak di Bandara

Ilustrasi - JIBI/bisnis.com
21 Februari 2020 23:07 WIB Mia Chitra Dinisari Wisata Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Koper yang ketinggalan di bandara keberangkatan, rusak atau bahkan hilang seperti yang belum lama ini dialami oleh Raffi Ahmad yang tengah berlibur ke Turki, dialami oleh beberapa orang.

Koper hilang atau dirusak memang sangat menjengkelkan. Tapi kadangkala kita tidak tahu bagaimana proses mengatasinya sebelum mengalaminya. Berikut adalah tiga langkah yang dapat Anda ambil untuk membantu menghadapi koper yang rusak atau hilang seperti dikutip dari smartertravel.com :

1. Beritahu Maskapai Penerbangan Segera

Segera setelah Anda menerima tas Anda, periksalah dengan seksama tanda-tanda kerusakan sebelum Anda meninggalkan area pengambilan bagasi. Paling mudah untuk memberi tahu maskapai di bandara segera karena sebagian besar maskapai membutuhkan pemberitahuan secara langsung.

Jika Anda melihat kerusakan tidak normal lakukan tindakan seperti ambil foto kerusakan barang bawaan Anda dan isinya, ambil gambar dari label barcode bagasi, buat inventaris barang yang rusak, dan coba cari tahu penyebab kerusakannya.

Poin lain yang perlu dipertimbangkan adalah jika kerusakan berasal dari maskapai atau Administrasi Keamanan Transportasi (TSA). Jika TSA merusak tas Anda selama inspeksi, Anda harus mengajukan klaim.

Ini sangat penting karena jika Anda melihat kerusakan tambahan setelah laporan awal (seperti di bagian dalam tas), maskapai penerbangan kemungkinan tidak akan membiarkan Anda mengajukan klaim kedua. Adalah mungkin bagi perwakilan maskapai untuk menambahkan catatan pada klaim Anda untuk pertimbangan lebih lanjut, tetapi akan berbeda di setiap maskapai.

Setelah memeriksa tas Anda dan mencatat kerusakannya, tindakan pertama Anda adalah berbicara dengan perwakilan layanan bagasi maskapai penerbangan segera untuk menghindari perjalanan lanjutan ke bandara. Jika Anda memberi tahu maskapai melalui telepon, mereka kemungkinan akan meminta Anda untuk membawa tas Anda yang rusak ke kantor layanan bagasi di bandara. Jika kantor layanan bagasi ditutup, pergi ke konter check-in untuk memulai proses klaim.

Jika Anda telah meninggalkan bandara, hubungi layanan pelanggan maskapai untuk memberi tahu mereka tentang kerusakan. Perwakilan layanan pelanggan akan memberi tahu Anda langkah selanjutnya yang harus diambil.  Selain itu, maskapai hanya memberi Anda jumlah jam tertentu untuk melaporkan klaim. Perhatikan hal tersebut.

2. Simpan Semua Barang Rusak

Simpan semua barang yang rusak, label bagasi, dan dokumentasi sampai maskapai menyelesaikan klaim. Maskapai penerbangan mungkin meminta Anda mengirimkan barang Anda yang rusak ke pusat inspeksi.

Total waktu pemrosesan dapat berbeda untuk setiap klaim karena maskapai menangani setiap insiden secara individual. Agen layanan bagasi dan dokumen klaim mencakup instruksi yang dipersonalisasi dan informasi kontak maskapai.

Tergantung pada kerusakan dan hasil akhir, maskapai penerbangan mungkin meminta Anda untuk mengirim tas Anda ke fasilitas yang akan diperbaiki. Maskapai penerbangan dapat menanggung semua biaya terkait.

3. Gunakan Asuransi Bagasi

Jika maskapai tidak mencakup semua kerusakan, opsi pencadangan terbaik menggunakan manfaat asuransi perjalanan. Kartu kredit perjalanan Anda mungkin memiliki manfaat asuransi bagasi bawaan.

Manfaat asuransi bagasi kartu kredit adalah yang kedua setelah cakupan maskapai. Namun, manfaat tambahan ini masih dapat mengganti biaya tak terduga Anda seperti pakaian dan peralatan mandi.

Jika Anda memiliki polis asuransi perjalanan mandiri, manfaat tersebut dapat membantu juga.

Melihat tas Anda yang rusak di bagasi klaim dapat dengan mudah berubah menjadi mimpi buruk perjalanan. Tindakan terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menyimpan catatan pribadi tentang kerusakan dan segera memberi tahu maskapai. Setelah itu, Anda harus menavigasi proses klaim untuk menerima kompensasi yang tepat.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia