Akses Masuk ke Raja Ampat Ditutup 14 Hari

Ilustrasi Raja Ampat - Ist/Traveloka
24 Maret 2020 07:57 WIB Newswire Wisata Share :

Harianjogja.com, WAISAI - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat secara resmi menutup semua akses masuk ke seluruh kawasan objek wisata, selama 14 hari ke depan sebagai langkah cepat pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. 

Keputusan itu tertuang dalam edaran Bupati Raja Ampat, nomor 40/101/SETDA/III/2020 tentang antisipasi dan kesiapsiagaan pencegahan penyebaran Covid-19.

Pertama, menutup dan menghentikan sementara kegiatan kunjungan di seluruh objek wisata dalam wilayah kabupaten Raja Ampat, kedua mengimbau seluruh masyarakat Raja Ampat untuk tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan kerumunan orang seperti kegiatan event olahraga, event kesenian, dan jasa hiburan.

Ketiga, melakukan evaluasi dan mengambil kebijakan lebih lanjut dengan memperhatikan perkembangan persebaran Corona Virus Disease (Covid-19) ke depan.

Kepala Dinas Pariwisata Yusdi Lamatenggo mengungkapkan, penutupan objek wisata sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 sekaligus social distancing kepada masyarakat dan wisatawan, untuk tidak beraktifitas selama dua minggu ke depan.

"Hari ini tanggal 23 Maret 2020, kami pemerintah daerah resmi menutup sementara akses spot wisata di Raja Ampat. Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Provinsi Papua Barat khususnya Raja Ampat," ungkap Yusdi saat press conference di Aula Kantor Bupati Raja Ampat, Senin (23/3/2020).

Lanjut Yusdi, semua informasi penutupan objek wisata sudah ada dalam edaran Bupati Raja Ampat. Pihaknya akan menyebarluaskan edaran tersebut kepada pelaku wisata, wisatawan, dan seluruh masyarakat sebagai informasi.

"Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan baik mancanegara, domestik, pelaku usaha wisata serta masyarakat untuk mentaati arahan pemerintah dengan tidak bepergian ke lokasi-lokasi wisata," tutupnya.

Sumber : Okezone