Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Telaga Bem-Bem. /Ist.
Harianjogja.com, PURWOSARI – Pemerintah Kalurahan Girisasih, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul berkomitmen untuk mengembangkan Telaga Bem-Bem menjadi destinasi wisata. Rencananya wisata alam ini akan dilengkapi dengan wahana kolam renang bagi anak-anak.
Lurah Giriasih, Suwitono mengatakan, pihaknya bersama-sama dengan Dinas Pariwisata Gunungkidul telah melaunching arena wisata di kawasan Telaga Bem-Bem, Sabtu (26/12). Di lokasi ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam, tapi juga tersedia fasilitas gazebo untuk dimanfaatkan pengunjung. Selain itu, di sekitar lokasi juga disediakan warung-warung jajanan bagi pengunjung.
BACA JUGA : Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan 147.000
“Harapannya dengan pembukaan wisata ini bisa menggerakan roda ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya kepada wartawan, Minggu (27/12/2020).
Dia menjelaskan, keberadaan telaga ini sudah ada sejak lama. Bahkan warga sempat menggantungkan air dari telaga untuk kebutuhan mencuci maupun memberikan minum bagi ternak yang dipelihara. Meski demikian, seiring adanya program pamsimas dan intalasi PDAM yang masuk, maka keberadaan telaga tak lagi digunakan.
Oleh pemerintah kalurahan, telaga ini direvitalisasi hingga akhirnya dijadikan area wisata di Kalurahan Giriasih. Suwitono mengungkapkan, proses revitalisasi dimulai pada 2018 lalu dengan adanya bantuan dari Pemerintah DIY sebesar Rp1,3 miliar. “Sejak itu proses peyiapan untuk jadi destinasi wisata terus dilakukan. Salah satunya dengan memanfaatkan dana desa,” ungkapnya.
BACA JUGA : Jakarta PSBB, Seperti Ini Suasana Wisata di Gunungkidul
Untuk saat ini di telaga sudah ada wahana perahu karet yang bisa digunakan oleh para pengunjung. Suwitono mengatakan, proses penyempurnaan fasilitas di Taman Wisata Embung Bem-Bem terus dilakukan. Rencananya di tahun depan, akan ada penambahan wahana becak air sebagai pelengkap. “Untuk meramaikan kawasan ini, kami juga siap membangun wahana kolam renang untuk anak-anak di tahun depan,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti menyambut baik pembukaan wisata di area Telaga Bem-Bem. Menurut dia, destinasi ini bisa menjadi alternatif kunjungan wisata bagi masyarakat.
Meski demikian, Asti berpesan kepada pengelola untuk bersungguh-sungguh dan melakukan inovasi sehingga keberadaan destinasi ini bisa dikenal secara luas oleh masyarakat. “Jangan hanya bersemangat saat pembukaan, tapi pengelolaan harus bisa dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.