Bakal Ada Paket Wisata Religi di Candi Prambanan

Peserta Mandiri Yogya Marathon 2018 melintas di kawasan Candi Prambanan, Minggu (15/4 - 2018).Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
22 Desember 2021 17:57 WIB Abdul Hamied Razak Wisata Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Keberadaan Candi Prambanan disiapkan menjadi destinasi wisata religi dunia. Sejumlah persiapan saat ini dilakukan termasuk regulasi pemanfaatan Candi Prambanan sebagai destinasi religi umat Hindu.

Direktur Urusan Agama Hindu Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Trimo mengatakan semua pihak diharapkan bersama-sama memuliakan Candi Prambanan. Selain menjadi destinasi wisata dan kegiatan religi baik umat hindu di Indonesia hingga dunia.

"Saat ini sedang disusun MoU Pemanfaatan Candi Prambanan dan Candi Borobudur sebagai Destinasi Religi Umat Hindu dan Umat Buddha Nusantara dan Dunia," katanya di sela kegiatan sarasehan 30 tahun Candi Prambanan sebagai Warisan Budaya Dunia, Rabu (22/12/2021).

Trimo mengatakan saat ini empat kementerian menyelesaikan draft Kementerian Agama, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian BUMN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Pemda DIY dan Jawa Tengah menyelesaikan MoU tersebut. Termasuk menyiapkan paket-paket wisata religi untuk menarik umat Hindu se dunia. Rencananya, kata Trimo, paket wisata religi ini akan diluncurkan tahun depan.

"Candi Prambanan harus dikembangkan agar orang tertarik tidak hanya melihat candi tetapi juga ada kegiatan religinya. Dengan memuliakan candi Prambanan diharapkan aktivitas ekonomi dan UMKM juga bisa tumbuh," katanya.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT TWC Hetty Herawati mendukung segala aktivitas pariwisata, budaya, konservasi maupun aktivitas keagamaan dan masyarakat di sekitar Prambanan. Menurutnya, Candi Prambanan merupakan kawasan inklusif sebagai aset heritage milik negara dan masyarakat dunia.

"Karenanya, kami mendukung segala aktivitas termasuk aktivitas keagamaan. Kami bekerjasama dengan komunitas umat Hindu. Ini bagian atraksi keagamaan yang juga menarik dan bagaimana nilai-nilai yang ada di Prambanan perlu terus dilestarikan," katanya.

TWC, lanjut Hetty, akan terus mendukung semua program pemerintah untuk pengembangan Candi Prambanan. Termasuk menerapkan rambu-rambu yang membuat wisatawan aman dan nyaman masuk Prambanan. "Kami siapkan program-program baru bagi wisatawan agar wisatawan memiliki pengalaman yang lebih. Misalnya ekspedisi malam mengeksplorasi Prambanan terkait nilai-nilai yang ada di dalamnya," katanya.

BACA JUGA: Hasil Studi: Boster Vaksin Moderna Efektif Lawan Omicron

Sarasehan yang digelar secara luring dan daring tersebut juga diikuti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Menurut Sandi, ke depan destinasi pariwisata di Indonesia akan lebih menitikberatkan pada kualitas dan bukan kuantitas. Hal itu dilakukan dengan menekankan pada pariwisata berkelanjutan yang akan meningkatkan pengalaman dan kenangan bagi wisatawan.

"Kami siapkan wisata minat khusus unggulan, salah satunya di kawasan heritage seperti Candi Prambanan yang menjadi warisan budaya dunia. Ini yang kami kembangkan nanti. Story telling akan menjadi daya tarik bagi wisatawan termasuk menjadi tempat untuk kegiatan-kegiatan berkelas dunia seperti Prambanan Jazz dan sebagainya," katanya.