Prabowo Beri Pesan untuk Kepolisian di Hari Bhayangkara, Ini Isinya
Presiden Prabowo menegaskan Polri berperan strategis menjaga keamanan dan menyampaikan enam pesan penting pada Hari Bhayangkara ke-80.
Warga berebut jenang yang dibagikan dalam Festival Jenang Solo di Omah Sinten, Solo, Kamis (17/2/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)
Harianjogja.com, SOLO-Siapa yang suka makan jenang? Kabar baik untuk Anda karena setelah sukses menggelar festival jenang di Solo, Yayasan Jenang Indonesia berencana menggelar agenda tingkat nasional berupa Festival Jenang Nusantara 2023.
Dewan Penasehat Yayasan Jenang Indonesia, KGPH Dipokusumo, meyakinkan bahwa acara tersebut bakal melibatkan semua komponen dan masyarakat di Indonesia.
Saat ditanya mengenai lokasi, ia belum bisa memastikan. Saat ini masih melakukan rekapitulasi pendaftar dan jenis makanan apa saja yang bakal diulas.
“Lokasinya belum tau di mana, tapi bakal diadakan 2023 nanti. Nanti nunggu dulu yang mau konfirmasi ikut,” kata dia di sela-sela perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-277 Solo, di Omah Sinten, Kamis (17/2/2022), dikutip dari Solopos-jaringan Harianjogja.com, Jumat (18/2/2022).
Lebih lanjut, Dipo, mengatakan diplomasi kuliner melalui jenang sangatlah penting. Berangkat dari Kota Solo, jenang memiliki seribu makna di dalamnya.
Tiap adonan jenang mengandung nilai-nilai kehidupan. Itulah yang membuatnya dan tim bertekad menggelar festival tingkat nasioal.
Tujuan festival tersebut yakni menumbuhkan sifat saling menghargai dan memahami. Selebihnya, Festival Jenang Nusantara nanti bisa jadi medium mempererat persatuan bangsa.
Baca juga: Ada Festival Langensari di Jogja
“Bicara soal gastronomi, ternyata tidak hanya belajar mengenai jenis makanan. Tapi juga tentang nilai-nilai yang ada, soal budaya dari Sabang hingga merauke,” terangnya.
Senada, Ketua Panitia Acara Festival Jenang Solo 2022, Septandho H Shafara, mengatakan kegiatan yang mereka lakukan di Solo merupakan embrio Festival Jenang Nusantara 2023.
Jenang saat ini bermetamorfosis menjadi hidangan siap saji yang mampu beradaptasi dengan zaman tanpa meninggalkan maknanya. Festival jenang juga jadi bagian dari upaya pelestarian nilai-nilai tradisi.
Tak hanya itu, Septandho mengatakan pihaknya juga berupaya mengenalkan jenang sebagai bagian dari ekonomi kreatif. Kreativitas yang dimaksud bisa dari penyajian, kreasi, pengemasan, hingga pengembangan. Ide tersebut tentunya bakal melibatkan banyak anak muda sebagai upaya regenerasi.
“Yayasan Jenang Indonesia bermimpi ini menjadi sebuah gerakan bagi generasi muda di Indonesia untuk mengkreasikan Jenang daerah masing – masing, dengan ciri khas dan filosofi yang dimiliki, dikemas secara kekinian sehingga mampu membawa dampak ekonomi kreatif,” terangnya melalui siaran pers yang diberikan kepada para jurnalis, Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Presiden Prabowo menegaskan Polri berperan strategis menjaga keamanan dan menyampaikan enam pesan penting pada Hari Bhayangkara ke-80.
Yamaha resmi tunjuk Jorge Martín dan Ai Ogura sebagai pebalap tim pabrikan MotoGP 2027-2028. Duet juara dunia dan bakat muda ini siap hadapi era baru.
SDN Kokap Kulonprogo mendapat dana APBN Rp2,1 miliar untuk relokasi sekolah terdampak pergerakan tanah. Bangunan baru ditargetkan siap Oktober 2026.
Spanyol mencatat 1.028 kematian akibat gelombang panas selama Juni 2026, rekor tertinggi sejak 2015. Mayoritas korban merupakan kelompok lanjut usia.
KAI Daop 6 Yogyakarta menertibkan kios liar dan PKL di kawasan selatan Stasiun Yogyakarta untuk mengembalikan fungsi trotoar, jalan, dan area parkir.
Pengenalan produk ini dikemas secara eksklusif melalui sesi Regional Press Gathering yang diselenggarakan pada Selasa, 30 Juni 2026 bertempat di Astra Motor Saf