Indahnya Toleransi, Warga Katolik Amankan Salat Iduladha di DIY
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Pariwisata DIY merespons video viral wisatawan yang ditipu oleh seorang tukang becak saat ke Malioboro. Tindakan sopir becak itu dinilai mencederai pariwisata Jogja.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyatakan telah melihat postingan keluhan wisatawan terkait tindakan pengayuh becak. Menurutnya hal itu sangat mencederai pariwisata Jogja. Postingan wisatawan tersebut tidak boleh dianggap remeh, karena ungkapan itu adalah kesan pertama dari seorang wisatawan.
“Ini sangat mencederai wisatawan dengan perlakuan pengayuh becak seperti itu, ini merusak citra pariwisata yang selama ini sudah kita bangun dengan baik bersama seluruh stakeholder,” katanya saat dimintai konfirmasi lewat ponselnya Minggu (20/3/2022).
Singgih menegaskan semua pihak perlu ikut menjaga citra pariwisata Jogja, mulai dari masyarakat, PKL, pengayuh becak, pemandu wisata hingga agen biro wisata semua harus menjadi tuan rumah yang baik. Harus memberikan layanan dengan baik dan jujur. Ia yakin wisatawan yang dilayani dengan baik akan memberikan perhatian, baik dalam bentuk tip maupun bentuk apresiasi lainnya.
Ia menilai adanya tindakan pengayuh becak sedemikian tersebut hakekatnya bukan perilaku atau budaya Jogja. “Ini menurut kami keprihatinan juga, artinya Jogja yang harusnya menjadi tuan rumah yang baik. Karena selama ini Jogja jadi daerah tujuan wisata, harusnya menjaga betul bersama-sama seluruh lapisan masyarakat, bahwa semua wisatawan yang datang harus dilayani dengan baik,” katanya.
Terkait hal itu Dinas Pariwisata DIY sudah melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait tindakan pengayuh becak tersebut. “Ini kami sudah koordinasi dengan Pemkot dengan Dinas Perhubungan berkaitan dengan transportasi, tidak menutup kemungkinan seperti Gakkum dalam hal ini Satpol PP,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Iran menegaskan gencatan senjata dengan AS mencakup Lebanon dan memperingatkan AS serta Israel atas setiap potensi pelanggaran.
Bantul peringati Hari Lahir Pancasila 2026, tekankan persatuan, toleransi, dan penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan global.
Arus kendaraan di Tol MBZ meningkat 45,6 persen saat libur Waisak 2026. Sebanyak 82.314 kendaraan melintas di kedua arah.
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah menjaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dalam perayaan Waisak 2026.