Nakhodai Kesbangpol DIY, Lilik Gencar Koordinasi Internal dan Eksternal
Lilik Andi Aryanto, S.IP., M.M, secara resmi menahkodai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY. Lilik dilantik oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X pad
Sejumlah perajin batik tengah membatik di Sembung Batik milik Bayu Permadi di Dusun Sembungan, Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Minggu (27/9/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA-Batik merupakan salah satu warisan budaya Jogja. Motifnya beragam dan memiliki makna yang mendalam.
Beberapa motif batik yang sangat terkenal di Jogja di antaranya ada motif parang, truntum, hingga kawung. Namun ada motif lain yang kurang populer, terutama di telinga anak-anak milenial, tetapi memiliki makna mendalam bagi sepasang pengantin.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Instagram Paniradya Kaistimewan @paniradyakaistimewan, berikut ini motif batik Jogja yang juga memiliki motif yang indah dan makna yang mendalam:
Berdasarkan sebuah buku berjudul "Batik Dalam Kehidupan Masyarakat Yogyakarta", Semen berasal dari kata “semi” yaitu tumbuhnya bagian dari tanaman. Sedangkan Rante berasal dari kata “rantai”. Batik Semen Rante dikenakan calon pengantin putri mengibaratkan bahwa sang gadis atau wanita yang dipanah sudah bersedia dirantai atau dilamar/diikat sebagai istri pasangan hidup atau garwa.
Motif Nagasari menggambarkan pohon Nagasari, dimana dalam cerita Ramayana, tokoh Dewi Sinta dengan setia menunggu kedatangan Rama di bawah pohon Nagasari. Melambangkan kesetiaan yang abadi.
Motif ini menggambarkan cakar ayam (kaki ayam) yang distilisasi dalam pola nitik. Motif ini dikenakan oleh calon pengantin putri. Motif cakar ayam melambangkan harapan agar calon pengantin dapat mengais rejeki, mencari penghidupan secara halal, ibarat ayam yang mencari makan mengais dengan cakarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Instagram
Lilik Andi Aryanto, S.IP., M.M, secara resmi menahkodai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY. Lilik dilantik oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X pad
Pemkab Sleman salurkan bantuan lab komputer Rp299 juta ke 3 kampus di Jogja untuk dukung mahasiswa kurang mampu lewat program Sleman Pintar.
MTs Negeri 6 Bantul sukses menyelenggarakan Purnasiswa dan Haflah Qur’aniyah bagi siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Waroeng Omah Sawah, Rabu (3/6)
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.966 per dolar AS dipicu konflik Timur Tengah, inflasi, dan ekspektasi suku bunga The Fed.
Pemerintah telah mencairkan gaji ke-13 sebesar Rp24 triliun kepada 5,5 juta ASN dan pensiunan hingga awal Juni 2026.
Pelemahan rupiah bikin Jogja makin murah bagi wisman. Tingkat hunian hotel dan lama menginap meningkat signifikan.