Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
warga berebut mendapatkan apem yang disebar dari atas menara oleh para bregada rohis Pondok Wonolelo./Harian Jogja-Siti Rofiah (M122)
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk pertama kalinya Kapanewon Ngemplak akan menggelar Festival Apem bertajuk "Ning Ngemplak padha Nglumpuk Bebarengan, Ngemplok Apem" (Di Ngemplak, Berkumpul Bersama, Makan Apem). Sebanyak 5.000 apem akan dipemerkan dalam festival tersebut.
Acara tersebut akan dihelat di Pondok Wonolelo, Kalurahan Widodomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman pada Minggu (28/8/2022) pagi. Puluhan UMKM di kapanewon ini akan terlibat langsung untuk meramaikan festival tersebut.
Baca juga: Ini Lo Filosofi Apem yang Sering Muncul di Berbagai Ritual di Jogja
Pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) "Lumintu" Ngemplak Mujiyatun mengatakan event yang baru pertama kali digelar tersebut akan menghadirkan 50 pengrajin apem yang menyuguhkan sekitar 5.000 apem untuk para pengunjung. "Perhelatan tersebut guna mengangkat apem sebagai ikonnya kuliner kudapan khas Ngemplak," kata dia, Selasa (23/8/2022).
Kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai unsur masyarakat di Kapanewon Ngemplak. Dia berharap makanan khas ini mampu menjadi menu unggulan di meja-meja saji berbagai event di Tanah Air.
"Apem merupakan makanan tradisional khas Pondok Wonolelo yang memiliki cita rasa tersendiri. Festival Apem ini rencananya dihadiri Bupati Sleman. Bagi pengunjung, tersedia beragam doorprize menarik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.