Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Pompa Sumur Bor di Gunungkidul
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat mencoba naik mobil jip untuk wisata jelajah alam di Kalurahan Semoyo, Patuk. Minggu (16/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kalurahan Semoyo, Patuk, Gunungkisul membuka destinasi wisata baru untuk susur sungai di kawasan Gunung Grigak. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan asli kalurahan serta upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Peresmian wisata minat khusus ini dilakukan langsung oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta pada Minggu (16/4/2023). Dalam kesempatan ini, bupati memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kalurahan Semoyo karena semangat dan kemauan dalam memafaatkan potensi yang dimiliki.
BACA JUGA : Tarik Minat Wisata Sungai, Warga Bantaran Winongo
“Potensi yang dimiliki harus benar-benar dimaksimalkan agar dapat memberikan manfaat bagi warga maupun pemerintah kalurahan sendiri,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Minggu siang.
Menurut dia, potensi yang ada harus dikelola dengan benar. Jangan sampai, lanjut Sunaryanta, upaya pengelolaan hanya di awal-awal pembukaan.
“Harus berkelanjutan dalam mengelolanya karena ini jadi tantangan yang harus diselesaikan. Sebuah langkah yang bagus, dibuka dulu terus sarana prasarana pendukung akan dilengkapi agar bisa lebih bagus lagi,” katanya.
Ia menambahkan agar pengelolaan dilakukan oleh warga sendiri dan jangan sampai jatuh ke tangan orang luar. “Ya kalau orang luar, maka hasilnya tidak akan dinikmati warga. Jadi, jangan sampai itu terjadi,” katanya.
Lurah Semoyo, Sudari mengatakan, wilayahnya memiliki sejumlah lokasi yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata. Ia mencontohkan, kawasan Gunung Grigak memiliki pemandangan alam yang indah sehingga dikembangkan menjadi tujuan wisata.
Potensi yang dimiliki juga tidak hanya untuk pemandangan alam, tapi juga ada jelajah susur sungai menggunakan jip. Menurut dia, wisata minat khusus ini mulai ngetren sehingga dibuka menjadi tujuan wisata.
“Pengembangan akan terus dilakukan. Selain itu, kami juga minta pendampingan dari pemkab agar potensi yang dimiliki bisa digarap dengan baik,” katanya.
BACA JUGA : Sungai Mudal, Tak Cuma Surga Wisata, tetapi Juga Sumber
Sudari menambahkan, pembukaan destinasi wisata baru diharapkan memberikan dampak positif terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, dari kegiatan ini juga bisa mendatangkan pendapatan untuk kalurahan.
“Mudah-mudahan bisa memberikan dampak yang baik ke warga sekitar. Sebab, dengan adanya destinasi wisata, maka warga bisa membuka usaha di sekitaran objek,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Google menguji pusat data AI di luar angkasa lewat Project Suncatcher dengan membawa empat chip TPU ke orbit.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia
Bedog Artsfest ke-16 di Sleman mengusung tema Ngerawat Rasa dengan menjadikan sungai sebagai ruang seni dan pesan kepedulian lingkungan.