Advertisement
Dijuluki Rumah Alien, Kota Kecil Ini Melaporkan Ratusan Penampakan UFO
Salah satu penanda 'desa UFO' di Fukushima. - Mirror.co.uk
Advertisement
Harianjogja.com, FUKUSHIMA—Sebuah kota kecil di Jepang dijuluki rumah alien. Julukan itu diperoleh karena warga setempat telah melaporkan penampakan UFO hingga ratusan kali.
Lino-machi, daerah yang terletak di Distrik Date di Fukushima, Jepang, memiliki ratusan laporan setiap tahun terkait kemunculan makhluk luar angkasa.
Advertisement
Kota kecil itu memiliki kurang dari 5.000 orang yang tinggal di sana. Mereka mengatakan bahwa kurangnya lampu merupakan daya tarik besar bagi makhluk luar angkasa untuk berkunjung ke sana.
Kepercayaan itu bahkan membuat warga setempat menempatkan berbagai ornamen seputar UFO di kota kecil itu. Di sana ada patung alien dan bahkan laboratorium studi UFO yang memamerkan pecahan yang dipercaya berasal dari pesawat ruang angkasa yang jatuh. Kota ini bahkan memiliki menara pandang untuk mengamati langit.
Rupanya, semakin banyak pengunjung yang tertarik untuk datang setiap tahun.
Laboratoriumnya mengklaim telah menyelidiki sekitar 452 penampakan di area tersebut pada 2022. Mereka mengatakan bahwa kemunculan itu lebih banyak daripada wilayah lain di mana pun.
Penampakan pertama tercatat pada tahun 1970 dan sejak itu semakin banyak orang yang datang. Sebagian besar penampakan alien datang di dekat Gunung Senganmori tahun 2022 lalu dengan pengunjung yang sering melakukan perjalanan untuk mencari penampakan UFO sendiri.
Direktur museum, Toshio Kanno, menyatakan bahwa warga setempat meyakini daerah Fukushima telah dilanda kejadian aneh selama berabad-abad. Dulu kejadian aneh pernah dikaitkan dengan roh dan sihir, tapi sekarang tidak lagi.
"Senganmori telah dikelilingi oleh mitos dan legenda sejak zaman kuno, karena medan magnetnya yang kuat. Pada tahun 1992, proyek pembangunan daerah pemerintah nasional mengarah pada pembangunan Museum UFO Fureai Kan, dan pembangunan kota yang berpusat di sekitar tema UFO dimulai," ujarnya.
Kini, warga setempat berupaya mengubah kota kecil itu menjadi ‘desa UFO’. “Kami berkonsentrasi pada pengembangan berbagai produk terkait UFO, termasuk cinderamata dan makanan gourmet," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Mirror
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Tarif KRL Jogja Solo Tetap Flat Delapan Ribu Rupiah Sepanjang Jumat
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






