OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Kawasan destinasi wisata Kebun Buah Mangunan. /Sekar Widya Anjari-M148.
Harianjogja.com, BANTUL—Kebun Buah Mangunan dikenal sebagai destinasi wisata di Bantul yang banyak didatangi wisatawan karena keindahan alamnya. Kebun Buah Mangunan berlokasi di Jalan Imogiri - Dlingo, Sukorame, Mangunan, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul.
Berada ketinggian sekitar 200 m dari permukaan laut, membuat kawasan ini memiliki udara yang sejuk serta pemandangan pegunungan yang menakjubkan.
BACA JUGA : Ini Dia Destinasi Wisata di Bantul yang Jadi Langganan
Dengan waktu tempuh sekitar satu jam dari pusat kota Jogja, membuat Kebun Buah Mangunan menjadi alternatif tempat wisata yang harus didatangi saat akhir pekan. Karena bertempat di atas bukit, wisatawan yang berkunjung harus berhati-hati karena banyak tikungan tajam dan jalan naik turun yang membuat wisatawan terutama pengemudi motor harus mengurangi kecepatan.
Setibanya di sana, wisatawan akan disajikan dengan pemandangan pegunungan dan area spot untuk berfoto. Bahkan tersedia gazebo bagi para wisatawan yang ingin beristirahat.
Seni Gejok Lesung
Selain menyajikan pesona keindahan alam, Kebun Buah Mangunan juga terdapat pertunjukan Seni Gejok Lesung yang diisi oleh kebanyakan ibu-ibu. Pak Tugimin selaku pemain alat musik dalam kesenian itu mengatakan bahwa beliau mengisi acara ini sejak tahun 18. Dengan alat musik utamanya yaitu lesung atau tempat menumbuk padi membuat kesenian ini begitu unik dan beda dari yang lain.
“Gejok lesung ini pada zaman dulu untuk menumbuk padi terus sekarang tidak dipakai lagi, makanya rekan-rekan semuanya ini merintis Seni Gejok Lesung ini,” ucap Pak Tugimin.
BACA JUGA : PAD Pariwisata Baru Tercapai 36,39 Persen
“Adanya kesenian ini cuma untuk menghibur tetapi banyak pengunjung yang ingin bermain bahkan dari luar. Pengunjung ketika berjalan dengar suara musik jadi bisa bergoyang sendiri. Karena pakai lesung jadi mereka penasaran dan tertarik pada kesenian ini,” katanya.
Tidak hanya sebagai hiburan, wisatawan dapat ikut serta dalam kesenian ini dengan memukulkan tongkat yang sudah disediakan ke lesung. Para wisatawan tidak perlu khawatir jika tidak bisa memainkan karena ada ibu-ibu yang siap membantu. Kesenian Gejok Lesung tidak mematok harga untuk penampilan mereka sehingga wisatawan dapat membayar secara sukarela.
Harga Tiket dan Jam Buka
Jika ingin berkunjung ke Kebun Buah Mangunan, wisatawan dapat membayar tiket sebesar Rp7.000 per orang dan itu sudah termasuk parkir. Buka pada jam 05.00 - 18.00 WIB, wisatawan dapat menyaksikan sunrise jika berkunjung pada pagi hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.