Advertisement
Gunung Batu di Tiongkok Dijuluki Ujung Pisau Berkat Bentang Alamnya yang Unik
Lantaran curam, punggung bukit yang tajam bernama Gaoqi Ling di Tiongkok sering disamakan dengan ujung pisau raksasa. - Oddity Central
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Gaoqi Ling adalah keajaiban alam di Provinsi Hunan, Tiongkok, sebuah gunung batu yang sangat halus dengan punggung bukit yang sangat sempit yang suka dilalui orang meskipun ada bahaya.
Gunung itu berlokasi di Taman Danxia di Tiongkok. Taman itu sebenarnya sudah terkenal dengan bentang alamnya yang unik, khususnya “Gunung Pelangi” yang beraneka warna. Kendati demikian, ada keajaiban alam lain yang kurang populer, namanya Gaoqi Ling.
Advertisement
Gaoqi Ling adalah batu yang sangat halus dengan punggung bukit yang sangat sempit. Gunung ini sering dikunjungi pendaki meskipun level bahayanya sangat tinggi.
BACA JUGA: Inilah Rute Penerbangan Terpendek di Dunia, Naik Pesawat Hanya Kurang dari 2 Menit
Bentang alam Gaoqi Ling sangat unik. Hal itu tak lepas dari asal-usul kawasan itu yang mulanya merupakan daerah aliran sungai.
Aliran itu lama-kelamaan membentuk punggung bukit batu menjadi curam, lalu dihaluskan oleh hujan dan angin. Saat ini, punggung bukit yang tajam itu sering disamakan dengan ujung pisau raksasa, atau tulang punggung naga yang sedang tidur dengan tulang rusuknya menjulur ke luar.
Gaoqi Ling menawarkan pemandangan Taman Danxia yang menakjubkan. Kendati demikian, beberapa bagian punggung bukitnya dianggap berbahaya untuk dilintasi karena tidak ada pagar atau kabel yang dapat menjaga pengunjung agar tidak tergelincir ke sisi gunung yang halus.
BACA JUGA: Demi Bantu Operator Call Center, Perusahaan Ini Ciptakan AI yang Mampu Ubah Suara Emosi Pelanggan
Risikonya semakin meningkat ketika hujan turun membuat tanah licin. Meski begitu, banyak yang memilih mengambil risiko karena dianggap membawa keberuntungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Kali Talang hingga Deles Indah Kembali Dibuka 22 Maret 2026
Advertisement
Tips Nikmati Hidangan Saat Lebaran Tanpa Khawatir Kesehatan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







