Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi Hajad Dalem Garebeg Besar Kraton Ngayogyakarta.ist/kraton ngayogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA–Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat akan memperingati Iduladha 2025/Je 1958 melalui serangkaian Hajad Dalem yang diawali dengan Numplak Wajik dan puncaknya adalah Garebeg Besar.
Kegiatan ini digelar pada Minggu (25/5/2025) Pukul 15.30 WIB di Kamandungan Kidul-Pagelaran (selesai)
Anda bisa menyaksikan gladi resik prajurit Minggu (1/6/2025) Pukul 06.30 WIB Kamandungan Kidul-Pagelaran-Masjid Gedhe (terbuka untuk umum)
Numplak Wajik merupakan istilah untuk prosesi awal pembuatan gunungan, yang merupakan simbol sedekah raja kepada rakyat, dalam tradisi Kraton Ngayogyakarta. Proses ini melibatkan menuangkan adonan wajik, kue ketan manis, sebagai landasan gunungan.
Anda bisa menyaksikan prosesi Numplak Wajik ini pads Rabu (4/6/2025) Pukul 15.00 WIB di Panti Paredan, Kompleks Magangan, Kraton Ngayogyakarta (terbuka untuk umum)
Hajad Dalem sebuah upacara budaya yang diselenggarakan oleh Kraton dalam rangka memperingati hari besar agama Islam seperti Idulfitri, Iduladha, dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Garebeg atau yang umumnya disebut Grebeg berasal dari kata gumrebeg mengacu kepada deru angin atau keramaian yang ditimbulkan pada saat berlangsungnya upacara tersebut.
Garebeg Besar secara singkatnya adalah perwujudan rasa syukur, mangayubagya Iduladha, yang diwujudkan dengan memberikan rezeki pada masyarakat melalui ubarampe gunungan yang berupa hasil bumi dari tanah Mataram
Anda bisa menyaksikan Hajad Dalem Garebeg Besar pada Jumat (6/6/2025) Pukul 09.00 WIB di Pagelaran-Masjid Gedhe-Ndalem Mangkubumen-Kepatihan-Pura Pakualaman (masyarakat bisa menyaksikan di Pagelaran dan Masjid Gedhe)
Jika tidak dapat melihat jalannya prosesi secara langsung, Anda bisa menyaksikan melalui Instagram dan TikTok Kraton Jogja sesuai waktu pelaksanaan ataupun hadir secara luring di lokasi.
Untuk menyaksikan secara langsung jalannya Garebeg Besar, Anda dapat menyaksikan melalui Kagungan Dalem Pagelaran atau Halaman Masjid Gedhe.
Selama prosesi Hajad Dalem Garebeg Besar berlangsung, pihak Kraton Nyayogyakarta mengimbau kepada masyarakat untuk dapat berlaku tertib dan tidak menerbangkan pesawat tanpa awak (drone) di atas ubarampe.
Wisata Ditutup
Adapun wisata Kraton Jogja akan ditutup selama dua hari pada Jumat (6/6/2025) dan Sabtu (7/6/2025) mulai pukul 08.30-14.30 WIB. Sementara Wisata Tamansari dan Wahanarata hanya akan tutup selama satu hari pada Jumat (6/6/2025).
Demikian rangkaian kegiatan Iduladha 2025 yang digelar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam tajuk Hajad Dalem yang diawali dengan Numplak Wajik hingga puncaknya Garebeg Besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san