Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Batagor Yunus Bandung yang berdiri sejak 1972 jadi buruan pemudik Lebaran, penjualan bisa tembus 5.000 porsi per hari. /Antara.
Harianjogja.com, BANDUNG— Pemudik yang melintas di Kota Bandung dapat menyempatkan diri mencicipi salah satu kuliner legendaris daerah tersebut, yakni Batagor Yunus. Usaha kuliner ini telah berdiri sejak 1972 dan hingga kini tetap menjadi tujuan favorit bagi wisatawan maupun pemudik yang mencari oleh-oleh khas Bandung.
Anak pemilik Batagor Yunus, Redi Gunawan, mengatakan usaha tersebut pertama kali dirintis oleh almarhum ayahnya, Yunus, yang mulai berjualan batagor di kawasan Jalan Kopo, Bandung.
“Almarhum bapak mulai jualan dari tahun 1972 di sini,” kata Redi kepada ANTARA di Bandung, Minggu.
Hingga saat ini Batagor Yunus masih beroperasi di lokasi yang sama di Jalan Raya Kopo Nomor 68. Tempat makan tersebut biasanya buka setiap hari mulai sekitar pukul 09.00 hingga malam hari.
Menurut Redi, menjelang musim mudik Lebaran permintaan batagor di tempat tersebut cenderung meningkat. Banyak pelanggan membeli dalam jumlah besar untuk dijadikan oleh-oleh saat pulang ke kampung halaman pada perayaan Idulfitri.
“Kalau peak season Lebaran seperti ini biasanya ramai yang beli untuk oleh-oleh. Kami buka jam 9 pagi, tapi biasanya sudah banyak yang order sejak pagi,” ujarnya.
Ia menjelaskan batagor yang dijual di tempat tersebut cukup praktis untuk dibawa bepergian karena memiliki daya tahan yang relatif lama. Dalam kemasan biasa, batagor dapat bertahan hingga dua hari pada suhu ruang dan sekitar tujuh hari jika disimpan di dalam kulkas.
Sementara itu, jika menggunakan kemasan vakum, batagor dapat bertahan hingga empat hari pada suhu ruang dan sekitar tiga minggu apabila disimpan dalam freezer.
Menurut Redi, tidak sedikit pelanggan yang membawa batagor tersebut ke berbagai daerah bahkan hingga luar negeri.
“Ada yang bawa ke Jerman, Eropa, Amerika. Banyak juga yang bawa untuk oleh-oleh umroh,” katanya.
Pengunjung Batagor Yunus juga datang dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari wilayah Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta hingga Bali.
Dalam satu hari, Batagor Yunus dapat menjual sekitar 2.000 porsi pada hari biasa. Angka tersebut meningkat menjadi 3.000 hingga 4.000 porsi saat akhir pekan, dan bisa melampaui 5.000 porsi ketika musim liburan seperti Lebaran atau Tahun Baru.
Redi mengatakan salah satu hal yang membedakan Batagor Yunus dengan batagor lainnya adalah penggunaan bahan baku yang segar serta proses produksi yang dilakukan langsung di lokasi usaha.
“Untuk bahan utama seperti ikan tenggiri dan tepung kanji itu benar-benar kami jaga kualitasnya. Tidak semua ikan tenggiri bisa dipakai untuk batagor,” ujarnya.
Hingga kini Batagor Yunus masih mempertahankan konsep usaha keluarga dan belum membuka cabang, meskipun telah menerima banyak tawaran kerja sama waralaba.
Adapun harga batagor di tempat tersebut dibanderol sekitar Rp6.000 per potong, sedangkan menu mi baso dijual mulai dari Rp20.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.