Bursa Mineral Prabowo Didukung APNI, Ini Syaratnya
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Susu Seblak. /Harian jogja- Riri Rahayuningsih
Harianjogja.com, SLEMAN--Susu dengan aneka rasa menjadi deretan minuman kekinian yang disukai anak muda. Salah satu susu kekinian yang hadir di Jogja adalah Susu-Seblak.
Kedainya berlokasi di Jalan Amatra I, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, tepat di pertigaan depan Masjid Al Mutaqqin Karangmalang.
Susu-Seblak menghadirkan susu dengan varian rasa yang membuat siapa saja ingin mencicipi kesegarannya. Ada rasa original, melon, stroberi, buah naga, mangga, alpukat, oreo, chocolatos, regal, kitkat, green tea, regal, madu, roti, blackforest, taro, green tea, choco cheese dan red velvet. Satu porsi minuman susu ini disajikan dalam sebuah cup besar.
Dengan potongan-potongan es batu pada setiap sajian, susu segar ini semakin terasa nikmat. Apalagi dengan varian rasa yang mampu memanjakan lidah.
Bagi penikmat susu, minuman ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai alternatif agar konsumsi susu tidak membosankan. Sementara bagi orang yang tidak terlalu suka minum susu, minuman ini tetap bisa dijadikan pilihan.
Hal ini karena aroma amis susu yang disajikan Susu-Seblak tidak tercium sama sekali. Rasa susunya juga tidak terlalu kuat karena sudah diberikan varian rasa. Jadi, minuman susu ini terasa ringan tetapi tetap sehat.
Satu gelas Susu-Seblak dijual seharga Rp12.000 hingga Rp15.000 tergantung varian rasa. Sang pemilik kedai, Arif, menyebut pasar kedai Susu-Seblak memang difokuskan pada mahasiswa.
Sesuai nama kedainya, selain menyediakan minuman susu, Arif juga menyajikan seblak. Dua jenis makanan ini memang sengaja dipadukan dalam menu jualan Arif. Alasannya sederhana, “karena apapun yang pedas, susu kan bisa jadi penawarnya.”
Di kedai Susu-Seblak, ada dua varian seblak yang ditawarkan, yaitu seblak kuah dan seblak goreng. Untuk topping, Arif menyediakan pilihan yang beragam pula.
“Ada cumi-cumi, baso, kepiting, sosis, ceker, dan masih banyak lagi,” katanya. Harga seblak yang dipatok mulai dari Rp10.000, sedangkan harga topping dipatok mulai dari Rp2.000 hingga Rp4.000.
Dalam sehari, penjualan susu dan seblak dari kedai yang baru buka bulan Maret 2019 ini rata-rata sebanyak 10 hingga 15 porsi. Untuk meningkatkan penjualan, Arif melakukan promosi melalui akun @suspasisu di Instagram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Program Motor Listrik Nasional diproyeksikan menciptakan 215.000 lapangan kerja dan nilai ekonomi Rp150 triliun pada 2026–2031.
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan warga Gilingan yang mengamuk dan mengancam warga dengan obeng sebelum dibawa ke RSJ Kentingan.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.