Rupiah Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS, Pasar Soroti Timur Tengah
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
Dubai Quraniq Park di Al Khawaneej, Uni Emirat Arab./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Dubai, kota di Uni Emirat Arab memperkenalkan destinasi wisata Islami bernama Quraniq Park pada kuartal kedua 2019 yang bertujuan memperkaya wawasan budaya dari para pelancong.
Berlokasi di Al Khawaneej, Quranic Park yang dapat dikunjungi secara gratis tersebut, dirancang untuk memberikan pemahaman budaya dan edukasi mengenai peninggalan Islam, sehingga dapat menjadi tempat menyenangkan untuk anak-anak dan keluarga.
Dikutip dari siaran resmi, Rabu (18/9/2019), Quranic Park terbagi menjadi dua area, yaitu The Glass House dan The Cave of Miracles.
Di dalam The Glass House dapat ditemukan 29 ragam tanaman dan pohon yang tertera dalam Alquran, termasuk pohon zaitun dan pohon ara, serta tanaman henna dan lidah buaya. Sementara itu, The Cave of Miracles merealisikan berbagai keajaiban yang tertera dalam Alquran.
Pengembangan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Dubai dalam memimpin pasar pariwisata halal pada skala global. Sebelumnya, Dubai berada di peringkat 10 besar Muslim Inbound Destinations negara-negara OKI (Organisasi Kerjasama Negara-negara Islam) atas komitmennya dalam mempromosikan keragaman budaya.

Dengan atraksi baru ini, Dubai memiliki tujuan untuk menyediakan destinasi wisata yang dapat memperkaya pemahaman pengunjung mengenai agama dan sejarah.
Di sisi lain, destinasi itu mewujud karena adanya peningkatan permintaan dari pengunjung atas destinasi wisata yang edukatif.
Dubai Quranic Park juga masuk ke dalam daftar World’s Greatest Places versi majalah Time. Daftar tersebut terdiri dari 100 destinasi wisata terkenal di seluruh dunia yang dibagi menjadi tiga kategori, yakni To Visit, To Stay, dan To Eat and Drink.
Dubai Quranic Park masuk dalam daftar To Visit bersama dengan beberapa destinasi lainnya, antara lain Mori Building Digital Art Museum di Tokyo, Star Wars: Galaxy’s Edge di Disneyland, California, dan Newseum di Washington, D.C.
Selain itu, destinasi wisata terbaru ini juga diharapkan dapat mengakomodir pangsa pasar wisata Islami. Berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMITI), pasar wisata ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan diperkirakan akan mencapai US$220 miliar pada 2020 dan meningkat hingga US$300 miliar pada 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
DPRD Kota Jogja mendorong Raperda P4GN untuk memperkuat pencegahan, pemberantasan, perlindungan, dan rehabilitasi narkotika.
KPK mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unsoed melalui jalur mandiri dengan memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi.
SMKN 1 Adiwerna Tegal menjuarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang dan melaju ke Grand Final di Istora Senayan.
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Tarif listrik kuartal IV 2026 segera ditetapkan. Bahlil Lahadalia memberi sinyal tarif listrik kemungkinan tidak mengalami kenaikan.