Bareskrim Bongkar Manipulasi BEC, Perusahaan AS Rugi Rp5 Miliar
Bareskrim mengungkap kasus Business E-mail Compromise yang merugikan perusahaan AS hingga 350.325 dolar AS. Dua tersangka ditetapkan.
Taman Patung Semar, Karangpandan, Karanganyar./Solopos.com-Chelin Indra Sushmita
Harianjogja.com, KARANGANYAR - Dalam rangka memfasilitasi masyarakat yang ingin berwisata dengan tetap menjunjung tinggi nilai syariah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sedang mengembangkan destinasi wisata berkonsep halal.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan pihaknya sedang mengembangkan destinasi wisata dengan konsep lebih spesifik. Menurutnya, wisata halal tersebut akan berada di lima desa yang terpusat di Desa Karang, Karangpandan, Karanganyar, yang ditarget beroperasi pada 2020.
“Objek baru yang spesifik kami kembangkan di daerah pandawa. Ada lima desa dengan pusat di Desa Karang. Basisnya adalah wisata halal. Saat ini juga sedang kami komunikasikan dengan pemerintah pusat,” beber dia kepada Solopos.com, Senin (6/1/2019).
Menurutnya, beberapa aspek syariah akan diterapkan di destinasi wisata tersebut nantinya. Salah satunya dengan memberikan aturan ketat untuk setiap wisatawan yang akan menginap di penginapan.
Kolam untuk perempuan dewasa, laki-laki dewasa, dan anak-anak juga bakal dipisahkan. Selain itu, unggulan di wisata tersebut adalah menawarkan olahraga Nabi Muhammad SAW seperti berkuda, memanah, dan berenang.
“Kami akan menerapkan aturan yang syariah di wisata termasuk penginapannya. Kalau dewasa bukan pasangan suami istri tidak boleh kecuali rombongan. Selain itu nanti ada olahraga nabi juga. Aspek-aspek syariah seperti itu yang akan kami tawarkan kepada pengunjung nantinya,” imbuh dia.
Alasan pengembangan konsep tersebut menurut Titis lantaran Pemkab Karanganyar melihat peluang pasar sekaligus memberikan fasilitas yang hampir tidak diberikan oleh destinasi wisata lainnya. Setelah nanti beroperasi, pihaknya berharap destinasi wisata halal di Karanganyar bisa menjadi unggulan di Indonesia.
“Kami menangkap kebutuhan orang-orang yang menjunjung tinggi nilai syariah. Oleh karena itu, kami sekarang mengembangkannya. Karena banyak yang tidak difasilitasi, kami melihat kesempatan itu. Semoga nanti menjadi unggulan di Indonesia,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bareskrim mengungkap kasus Business E-mail Compromise yang merugikan perusahaan AS hingga 350.325 dolar AS. Dua tersangka ditetapkan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia lima kali perjalanan. Cek jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.