Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Wisatawan berfoto di Canting Mas Dipowono Kulonprogo./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kawasan perbukitan menoreh Kulonpogo menyimpan berbagai destinasi wisata yang patut jadi jujugan wisatawan. Salah satunya adalah Canting Mas Dipowono.
Obyek wisata yang berlokasi di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap itu menyuguhkan aneka pemandangan, mulai dari laut selatan Jawa, hijaunya perbukitan Menoreh di sisi utara, keindahan Waduk Sermo, hingga megahnya Yogyakarta International Airport (YIA).
Pihak pengelola juga sudah menyediakan sejumlah spot foto dengan latar belakang pemadangan tersebut. Sedikitnya ada lima macam spot di obyek wisata ini, yaitu spot foto kaca, spot berbentuk perahu, spot berbentuk Y, dan spot di pohon pinus.
Ketua Pengelola Wisata Canting Mas Dipowono Sugeng, mengatakan pihaknya masih akan menambah spot foto baru di obyek wisata tersebut. Selain spot foto rencananya juga akan dibangun jembatan melingkar guna melihat pemandangan yang lebih luas lagi.
"Kami juga berencana menawarkan wisata malam, jika sudah dibuka nantinya, pengunjung bisa menikmati malam hari di antara pepohonan sembari menikmati pemandangan bandara, kota wates bahkan Jogja yang terlihat terang apabila cuaca mendukung," ujar Sugeng.
Penamaan Canting Mas, memiliki kisah tersendiri. Penasehat pengelola Wisata Canting Mas, Sudarjo bercerita, pada medio 1985-1986 banyak orang berupaya mencari harta karun berupa emas di kawasan tersebut. Dan salah satu yang paling dicari adalah canting berlapis emas. Canting sendiri merupakan alat membatik, berupa penyedok lilin cair yang bercerat.
Masyarakat yang ingin mendapatkan canting itu harus menjalani tirakat dan meditasi. Namun sampai hari ini, tidak ada satupun yang berhasil memperoleh benda yang disebut memiliki kekuatan gaib itu. "Dari situ kami namai obyek wisata ini Canting Mas," ujarnya.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini, harus menempuh jarak sekitar 33 km dari pusat Kota Jogja, atau sekitar satu jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Meski berada di area perbukitan, akses jalan menuju wisata ini terbilang cukup baik. Namun demikian perlu keahlian berkendara, karena beberapa kilometer sebelum sampai lokasi, merupakan jalanan berliku dan naik-turun.
Adapun untuk menikmati pemandangan di Canting Mas Dipowono, pengunjung hanya dikenakan biaya masuk Rp5.000 per orang, dan biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk motor serta Rp5.000 untuk mobil. Sementara untuk bisa berfoto di spot yang tersedia ditarik biaya sukarela dan jasa foto Rp3.000 per foto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.