Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Mobil wisatawan memasuki gerbang Kawasan Wisata Kaliurang, seperti terlihat Jumat (28/12/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN - Meskipun antusias dengan rencana dibukanya kembali destinasi wisata di era new normal, pelaku wisata di Sleman tak mau gegabah. Mereka mengaku tak tergesa-gesa dan terus mempersiapkan diri menyambut wisatawan yang datang sesuai protokol kesehatan.
Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Desa Wisata Sleman Doto Yogantoro mengatakan hingga kini persiapan menyambut kedatangan wisatawan di era new normal terus dilakukan. Bahkan sebelum benar-benar dibuka, destinasi wisata akan menggelar simulasi operasional destinasi wisata sesuai protokol kesehatan.
"Persiapan masih kami lakukan pada Juni ini. Nanti rencananya ada simulasi [sebelum destinasi wisata dibuka]. Simulasi rencananya digelar setelah tanggal 10 Juni. Kami bersama kementerian juga akan membuat film dokumenter," katanya saat dihubungi Harian Jogja, Rabu (3/6/2020).
Ketua Pengurus Desa Wisata Pentingsari ini mengatakan sejumlah fasilitas seperti westafel bagi wisatawan, sarana dan prasarana di homestay, lokasi kuliner hingga atraksi yang disajikan akan disesuaikan dengan protokol Covid-19. Untuk operasional, kata Doto, ia masih menunggu aturan dari pemerintah.
"Kami ikuti aturan pemerintah, terapkan protokol dan tidak terburu-buru. Kita harus menjadikan new normal ini sebagai budaya masyarakat sebelum [diterapkan] ke wisatawan," katanya.
Ketua Desa Wisata Pulesari Didik Irwanto mengatakan distinasi wisata Pulesari masih menata SOP mulai SOP bagi wisatawan, SOP petugas dan kesiapan lainnya sebelum beroperasi. Termasuk protokol sarpras kesehatan. Jika seluruhnya sudah siap, kata Didik, mereka akan menggelar simulasi yang akan digelar sekitar Juli atau setelah masa tanggap darurat di DIY selesai.
"Persiapan penerapan New Normal Pariwisata baik terkait dengan kesehatan, keamanan, pelayanan hingga masalah kebersihan. Ini masih Kami siapkan," katanya.
Didik mengaku, para pelaku wisata dan warga antusias dengan rencana pembukaan kembali destinasi wisata. Meskipun begitu, mereka juga tak ingin buru-buru beroperasi jika semua persiapan tidak sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19. "Meski antusias menyambut new normal tetapi kami tidak mau buru-buru. Kalau persiapan belum sesuai dengan regulasi tentu kami belum beroperasi," katanya.
Menurut Didik, destinasi wisata seperti desa wisata merupakan wisata berbasis masyarakat. Sebelum membuka kegiatan pariwisata di masa pandemi Covid-19, maka desa wisata harus tetap memerhatikan protokol kesehatan pariwisata dan juga kondisi masyarakat.
"Membuka operasional desa wisata di masa pandemi saat ini bisa menjadi harapan bagi warga dan juga bisa menjadi malapetaka jika persiapan yang dilakukan warga tidak matang. Kuncinya terletak pada rembug warga dalam menyikapi kondisi saat ini," kata Didik.
Sebelumnya, Kepala Dispar Sleman Sudarningsih mengatakan Dispar terus menggodok standar operasional prosedur (SOP) bagi pengelola wisata saat mereka menerima wisatawan di sela-sela pandemi Covid-19. Aturan tersebut akan ditetapkan oleh Dispar DIY untuk diterapkan secara seragam oleh masing-masing kabupaten dan kota. "Berdasarkan jadwal, 5 Juni SOP sudah selesai dibahas. Setelah itu, ada uji coba penerapan SOP di destinasi wisata sebelum benar-benar diterapkan," katanya, Selasa (2/6).
Menurut Ningsih, penerapan new normal pariwisata salah satu bertujuan untuk menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat. Meskipun demikian, pengelola wisata tetap menekankan pada aspek kesehatan. "Misalnya, setiap pengunjung wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan diperiksa suhu badannya dengan thermogun. SDM di masing-masing destinasi wisata juga disiapkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Harga BBM 29 Agustus 2026 di Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo. Pertamax, BP 92, Revvo 92 turun, sementara sejumlah BBM diesel naik.
Kebakaran di Ngaglik Sleman menghanguskan enam kendaraan dan sejumlah perabotan. Kerugian ditaksir Rp1,5 miliar, pemilik rumah terluka.
Menteri PKP Maruarar Sirait membuka wacana hunian di atas sungai. Regulasi, legalitas, konstruksi, dan harga akan dikaji lebih dulu.
Anak Kampung Sadang, Bandung Barat, menyeberangi Waduk Saguling dengan rakit untuk sekolah. Warga berharap akses jembatan segera dibangun.
Kemnaker menyiapkan strategi triple skilling berupa upskilling, reskilling, dan cross-skilling untuk menghadapi perubahan dunia kerja akibat AI.