Alwi Farhan Ungkap Kunci Kemenangan atas Chou Tien-Chen
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.
Kawasan Wisata Gardu Pandang Merapi - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Kawasan wisata Gardu Pandang Merapi, Kaliurang, Sleman kini tambah wahana baru yaitu Plasa Pengunjung.
"Pembangunan Plasa Pengunjung dan penataan ini diharapkan dapat semakin menambah daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Ishadi Zayid di Sleman, Jumat (14/6/2024).
Menurut dia, proses penataan dan pembangunan Plasa Pengunjung yang berupa ruang publik terbuka ini ini diperkirakan memakan waktu hingga sekitar empat bulan ke depan.
"Plaza Pengunjung Gardu Pandang Kaliurang terbagi atas empat zona yang nantinya akan menjadi daya tarik tambahan di Kawasan Gardu Pandang Kaliurang," katanya.
Ia mengatakan pembangunan plaza pengunjung yang berasal dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,5 miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun ini membutuhkan waktu selama 120 hari.
"Selama pengerjaan plaza pengunjung tersebut wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Gardu Pandang Kaliurang tentu sedikit banyak terganggu dan merasa kurang nyaman. Meskipun demikian kami tidak akan menutup kawasan tersebut secara total selama masa pengerjaan, akan tetapi hanya menutup secara terbatas," katanya.
Ishadi mengatakan dalam kondisi demikian wisatawan masih bisa masuk ke kawasan Gardu Pandang Merapi serta menikmati pemandangan dan berbagai fasilitas publik yang ada.
"Upaya tersebut dilakukan mengingat kawasan Gardu Pandang dinilai cukup luas dan masih memungkinkan untuk dikunjungi, khususnya dikawasan sisi selatan yang juga berupa taman-taman dengan pemandangan yang cukup bagus," katanya.
Ia mengatakan hanya saja sebagian kawasan di sisi Utara yang selama ini untuk penyelenggaraan acara atau kegiatan dan pentas-pentas seni untuk sementara waktu ditutup.
BACA JUGA: DPRD DIY Bahas Perubahan Perda Prostitusi, Sanksi di Aturan Lama Hanya Dibebankan ke PSK
"Oleh karenanya atas ketidak-nyamanan yang timbul akibat proses pengerjaan Plaza Pengunjung tersebut termasuk adanya lalu lalang kendaraan proyek, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat umum khususnya pengunjung Gardu Pandang Kaliurang dan pihak-pihak terkait," katanya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengadakan sosialisasi terkait dengan proyek pembangunan Plaza Pengunjung Gardu Pandang tersebut di Gardu Pandang Kaliurang.
"Sosialisasi yang dilakukan pada Kamis (13/6/2024) tersebut melibatkan tim perencana, pelaksana dan pengawas, Pemerintah Kalurahan Hargobinangun, SAR Kaliurang, Pospol Kaliurang serta tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan pedagang di kawasan Gardu Pandang Kaliurang," katanya.
Ia berharap seusai pengerjaan Plaza Pengunjung tersebut sekitar Oktober 2024, kawasan Gardu Pandang Kaliurang sudah dapat dibuka kembali secara penuh untuk dikunjungi wisatawan.
"Diharapkan dengan adanya penambahan fasilitas Plaza Pengunjung tersebut justru akan lebih ramai dan lebih banyak lagi pengunjung atau wisatawan yang berdatangan, dikarenakan akan lebih banyak lagi alternatif sarana publik yang bisa dinikmati oleh wisatawan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Alwi Farhan mengalahkan Chou Tien-Chen di perempat final Asian Games 2026 dan menyebut kontrol emosi sebagai kunci kemenangan.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.
Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul batal digelar karena rekomendasi keamanan dari polisi tak terbit.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.