Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Taman wisata Kaliurang. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Hingga akhir September 2024 pendapatan sektor pariwisata untuk pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sleman mencapai Rp283,53 miliar.
"Kontribusi sektor pariwisata terhadap total PAD Kabupaten Sleman sampai dengan 30 September 2024 tercatat sekitar 34,74 persen atau setara dengan Rp283,53 miliar," kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto di Sleman, Senin (14/10/2024).
Menurut dia, perolehan ini dapat dikatakan hampir memenuhi target kontribusi PAD sektor pariwisata pada 2024 yang ditetapkan sekitar Rp320,267 miliar.
"Kami optimistis hingga akhir tahun nanti akan mampu mencapai target PAD sektor pariwisata, diharapkan pada liburan akhir tahun nanti kunjungan dan pergerakan wisatawan di Sleman meningkat signifikan," katanya.
Ia mengatakan, sumbangan pendapatan sektor pariwisata terbesar yakni dari pajak hotel, dimana hingga akhir September 2024 tercatat sebesar Rp125,23 miliar atau sekitar 44,92%.
"Kemudian pendapatan dari pajak restoran sebesar 49,32 persen atau senilai Rp137,5 miliar, dan sisanya sebesar Rp16,09 miliar atau 5,77 persen berasal dari pajak hiburan," katanya.
BACA JUGA: Ini Daftar Besaran Denda 14 Jenis Pelanggaran Operasi Zebra 2024
Kus Endarto mengatakan, sektor pariwisata di Kabupaten Sleman selama ini menjadi lokomotif penggerak roda perekonomian, dimana pada 2023 telah menyumbang 30 persen dari total PAD Kabupaten Sleman atau sekitar Rp353 miliar dari total PAD Rp 1,1 triliun.
"Di Sleman terdapat 142 hotel berbintang, beberapa diantaranya merupakan hotel bintang 4 dan 5 sebagai pendukung sekaligus penunjang sektor pariwisata," katanya.
Ia mengatakan, Kabupaten Sleman juga memiliki beragam destinasi wisata andalan, mulai dari destinasi wisata alam, buatan hingga destinasi wisata minat khusus.
"Selain itu di Sleman juga telah terbentuk 86 desa wisata yang meliputi 12 desa wisata dengan status mandiri, 17 desa wisata maju, 18 desa wisata berkembang dan 33 desa wisata rintisan. Di Sleman juga terdapat 54 objek wisata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.