Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Foto ilustrasi salah satu penginapan. /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN—Staycation bisa menjadi alternatif bagi masyarakat di tengah larangan mudik oleh pemerintah yang diberlakukan sejak 6 hingga 17 Mei 2021. Masyarakat bisa tetap merayakan libur lebaran dengan berlibur di dekat tempat tinggal tanpa harus keluar kota.
Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com mengatakan ia mengulitkan program tiket Homes dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang belum bisa pulang kampung untuk merayakan Hari Raya. Mereka masih dapat merayakan Lebaran dengan kerabat terdekat dengan staycation di dalam kota, berasa di rumah walaupun tidak di rumah.
BACA JUGA : KABAR WISATA: Tren Staycation Meningkat di Masa Pandemi
Saat ini, katanya, hunian unik dapat ditemukan di kota Indonesia Jakarta, Bogor, Jogja, Semarang, Malang, Surabaya, Bali dan di luar negeri Singapura dan Thailand. Ia menjamin 100% hunian yang terdaftar sudah mendapatkan label tiket Clean karena menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.
“Pilihan alternatif staycation di hunian dalam kota dan di dekat rumah semacam ini hadir pada saat yang tepat, saat ada larangan perjalanan antar kota menjelang mudik, serta program vaksinasi berskala nasional tengah digencarkan oleh pemeringah," ujarnya melalui rilis yg diterima Harianjogja.com, Sabtu (24/4/2021).
Hunian unik dapat digunakan secara kreatif, misalnya untuk work from home tapi away from home untuk meperoleh suasana dan inspirasi baru dalam bekerja. Kemudian, dapat digunakan untuk rehat sejenak dari suasana tempat tinggal sendiri yang membosankan, sehingga akhir pekan terasa lebih berbeda dan unik.
BACA JUGA : Staycation Jadi Pilihan Liburan
Tidak hanya itu, dapat digunakan untuk menjamu acara buka puasa bersama, hingga menjadi rumah untuk menyambut sanak saudara, keluarga, dan kerabat yang berkunjung untuk silaturahmi ketika Lebaran nanti.
Ia menambahkan program yang digulirkan ini turut berpartisipasi dalam program THR (Tiket Hari Raya) untuk membantu masyarakat mampu merencanakan perjalanan atau liburan lebih matang. Termasuk menggunakan THR secara bijak, seperti untuk zakat, perayaan Idulfitri yang bersahaja, hingga menyusun perjalanan atau liburan dekat rumah.
"Tetapi jika sudah bosan dan ingin keluar dari rumah, maka fitur ini adalah sebuah solusi hunian jitu untuk berlibur sejenak," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Politik uang di Magelang dicegah lewat 41 Desa Anti Politik Uang dan tujuh Desa Pengawasan dengan penguatan peran masyarakat.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.