Staycation Jadi Pilihan Liburan

Ingat Pesan Ibu, Jangan Lupa Pakai Masker. - Harian Jogja/Dok
04 Desember 2020 13:37 WIB Lajeng Padmaratri Wisata Share :

Harianjogjacom, JOGJA—Libur akhir tahun semakin dekat. Sejumlah destinasi wisata telah mempersiapkan diri untuk menyambut wisatawan yang aman Covid-19 dengan protokol kesehatan. Kendati demikian, opsi staycation juga bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi liburan akhir tahun.

Pemerintah baru-baru ini menetapkan libur panjang akhir tahun 2020 hanya selama empat hari, masing-masing pada 24, 25, dan 31 Desember 2020 serta 1 Januari 2021. Masyarakat diharapkan dapat mengisi kegiatan selama liburan itu dengan aktivitas yang aman Covid-19.

Salah satunya dengan staycation atau berlibur di rumah. Staycation bisa menjadi opsi untuk mengisi liburan akhir tahun. Jenis liburan ini dinilai paling aman dari risiko paparan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Juru Bicara Penanganan Satgas Covid-19, Reisa Broto Asmoro menyarankan masyarakat untuk menjalankan staycation untuk mengisi masa liburan. Selain untuk refreshing dari rutinitas, cara ini sekaligus bisa menciptakan kedekatan antar anggota keluarga.

"Berlibur itu baik untuk kesehatan psikologis. Tetapi, tidak mengurangi tanggung jawab melindungi diri dan orang lain dari risiko Covid-19. Sikap bertanggung jawab juga baik untuk kesehatan mental, melindungi diri artinya melindungi orang lain juga," ucap Reisa.

Meski hanya di rumah saat libur panjang, ada banyak hal yang bisa dilakukan bersama keluarga seperti tur virtual ke tempat-tempat wisata dan museum. Tur virtual ini bahkan memungkinkan seseorang bisa menjelajah lokasi wisata di belahan dunia yang lain secara mudah.

Selain mencoba wisata virtual, masyarakat juga bisa menonton konser musik, film maupun serial televisi, atau menjalankan hobi dan permainan yang menyenangkan bersama anggota keluarga. Bahkan, masa liburan ini juga bisa digunakan untuk berolahraga di sekitar rumah untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Menurutnya, staycation juga bisa menjadi kesempatan untuk menerapkan protokol kesehatan keluarga yang disusun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Hal itu perlu diupayakan untuk menjaga satu sama lain di dalam keluarga aman dari penularan Covid-19.

Protokol tersebut meliputi bagaimana pembersihan rumah dengan disinfektan secara rutin, memastikan peredaran udara di rumah lancar, meningkatkan daya tahan tubuh keluarga dengan pola hidup bersih dan sehat.

"Rumah dibersihkan dan didesinfeksi secara rutin. Pastikan peredaran udara segar dan lancar dengan membuka ventilasi atau jendela, serta biarkan sinar matahari masuk," ucap Reisa.

Selama berlibur di rumah saja, masyarakat juga disarankan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Ketika diolah sendiri di rumah, maka makanan tersebut akan terjamin pula kebersihannya.

Ingat 3M

Di kesempatan terpisah, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, serta menjaga jarak.

Ketika berlibur pun, dia meminta masyarakat untuk bisa memilih jenis wisata yang tidak menyebabkan kerumunan. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 yang dapat menyebabkan klaster baru ketika masa liburan.

"Silakan berlibur akhir tahun. Tentunya, lakukan liburan yang aman dan juga nyaman tanpa kerumunan. Tentunya harus betul-betul mematuhi peraturan kesehatan," ucap dia.