Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sejumlah pengunjung memasuki areal Candi Prambanan, Minggu (16/5). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, SLEMAN--Taman Wisata Candi Prambanan terpantau cukup ramai meski tidak sampai terjadi penumpukan pengunjung. Rombongan keluarga mendominasi wisatawan Candi Prambanan.
Manager Customer Experience Taman Wisata Candi Prambanan, Sugiyanti, menjelaskan kaikan pengunjung mulai terlihat pada Sabtu (16/5), yakni sebanyak 1.100 pengunjung. "Hari pertama lebaran 103, kedua 440," ujarnya, Minggu (16/5/2021).
Untuk penerapan protokol kesehatan, pengunjung diwajibkan memakai masker, cek suhu tubuh dan cuci tangan sebelum masuk membeli tiket. Kemudian pengunjung juga diminta mengisi data diri lewat google form untuk keperluan tracing.
BACA JUGA : Paket Wisata Bersepeda Hadir di Candi Prambanan
"Di dalam, di areal candinya kami membatasi 200-300 pengunjung dalam satu waktu. Kalau sudah keluar lima, baru masuk lima. Kalau di dalam sudah memenuhi itu, yang mau masuk nunggu dulu," katanya.
Di areal candi disiagakan tim keamanan untuk mengawasi dan mengingatkan pengunjung untuk selalu menjaga harak. Di samping itu, melalui pengeras suara pengelola juga terus mengingatkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan.
Untuk memastikan porotokol kesehatan berjalan, Satgas Covid-19 Kabuoateb Sleman beberapa kali memantau aktivitas wisata di Candi Prambanan. "Kemaren ke sini, berpesan agar lebih hati-hati dalam menjaga protokol kesehatan," ungkapnya.
Candi Prambanan buka pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Lebaran tahun ini Candi Prambanan buka kembali setelah lebaran tahun sebelumnya tutup. Adapun jumlah pengunjung saat ini dibatasi sebanyak 3.500 orang per hari.
BACA JUGA : Candi Prambanan dan Ratu Boko Dibuka Terbatas Mulai Juli
Meski demikian jumlah oengunjung saat ini kata dia, tidak pernah mencapai batas tersebut. Pada kondisi ramai, Candi Prambanan hanya dikunjungi sekitar 1.000 orang. Jumlah ini turun banyak dibanding kondisi normal yang bisa sampai 10.000 orang.
Selain itu, pada libur lebaran ini oengunjung semuanya merupakan wisatawan lokal dari Sleman dan sekitarnya. Hal ini menurutnya dusebavkan adanya larangan mudik dan penyekatan di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Lima kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama, kurang tidur, dan konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Cadence memperkenalkan ChipStack AI Super Agent Level-5 yang mampu merancang dan memverifikasi chip secara mandiri hingga 40 kali lebih cepat.
McLaren dan Red Bull mengajukan banding ke FIA setelah penalti Pierre Gasly di GP Monako 2026 dibatalkan akibat kesalahan sistem pit lane.
Kegiatan ini menjadi “magnet” bagi para komunitas dan konsumen pencinta Honda Vario untuk merayakan kebersamaan dan mempererat solidaritas.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang