Lanting, Oleh-oleh Renyah Setelah Piknik ke Curug Muncar

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Sabtu, 18 September 2021 08:07 WIB
Lanting, Oleh-oleh Renyah Setelah Piknik ke Curug Muncar

Lanting khas Bruno./Instagram @latingkita

Harianjogja.com, PURWOREJO--Tak hanya Curug Muncar, wilayah Bruno dikenal sebagai sentra perajin lanting. Salah satu desa di sana yaitu Brunosari memanfaatkan singkong untuk dibuat menjadi makanan olahan yaitu Lanting Brunosari.

Lanting merupakan camilan berbahan dasar singkong. Bentuknya bulat-bulat kecil menyerupai angka delapan. Sekilas, wujudnya serupa dengan geblek, tetapi ukurannya lebih kecil.

Dibandingkan lanting dari daerah lain, Lanting Brunosari berukuran lebih besar. Proses pembuatannya juga masih tradisional dengan bahan-bahan alami.

Cara membuat lanting tergolong sederhana. Bahan singkong ditumbuk bersama bumbu tepung tapioka. lalu adonan itu pun dibentuk bulatan kecil-kecil lalu digoreng.

Rasanya yang gurih dan renyah membuat banyak orang menggemari Lanting Brunosari. Untuk mendapatkannya, kini sudah banyak pengrajin lanting yang menjual produknya melalui media sosial dan marketplace.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online