Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Para pendaki Gunung Lawu. Mendaki gunung butuh tips tertentu agar aman./Harian Jogja-M136-Daffa Firdaus Najati
Harianjogja.com, JOGJA—Mendaki gunung merupakan salah satu aktivitas cukup berat yang butuh tips tertentu. Selain menyusuri jalan yang menanjak, pendaki juga membawa beban perlengkapan yang dibutuhkan saat mendaki.
Mendaki gunung membutuhkan persiapan yang matang, khususnya bagi para pemula. Pendakian tidak dapat disepelekan begitu saja, mengingat kegiatan ini cukup ekstrem dan berada di alam luas, penting bagi pendaki untuk mempersiapkan diri. Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan saat mendaki bagi pemula:
BACA JUGA: Mendaki Gunung Tidar, Wisata Sehat dan Menenangkan di Masa Pandemi
Medan gunung yang berat serta cuaca gunung yang berubah-ubah mengharuskan pendaki untuk mempersiapkan fisik dan mental. Sebelum mendaki, calon pendaki dianjurkan untuk olahraga minimal dilakukan satu minggu sebelum mendaki, karena selain agar terbiasa dengan kegiatan fisik, olahraga juga membuat badan lebih sehat dan bugar.
Mental juga penting untuk disiapkan, karena pendaki harus siap dengan apapun yang akan dihadapi ketika mendaki nanti. Pendaki pemula harus memahami bahwa mendaki itu tidaklah mudah, maka jangan sampai ketika di tengah perjalanan menyerah dan merepotkan rekan pendakian lainnya.
Mencari informasi merupakan upaya mengenali gunung apa yang akan didaki. Mencari informasi dapat dilakukan dengan cara bertanya kepada pendaki yang lebih berpengalaman atau mencari informasi lewat internet. Dengan informasi yang telah didapat, pendaki jauh lebih siap dengan medan gunung yang akan dihadapi.
Dengan memilih medan gunung yang mudah dan tidak terlalu ekstrem, pendaki pemula dapat lebih menikmati pengalaman pendakian pertama.
Mengingat gunung memiliki suhu yang rendah, pendaki pemula dapat menyiapkan perlengkapan pribadi seperti pakaian hangat, jaket, kaos kaki, sarung tangan, sleeping bag, jas hujan dan obat-obatan pribadi. Pakaian hangat diperlukan untuk mencegah terjadinya hipotermia. Dianjurkan juga untuk mendaki menggunakan sepatu, karena mendaki menggunakan sepatu lebih aman daripada menggunakan sandal, sepatu akan menghindari segala resiko kaki lecet.
BACA JUGA: Medsos Heboh Pemuda Lolos Pendakian Gunung Merapi di Masa Erupsi, Begini Respons TNGM
Selain perlengkapan pribadi, ada juga perlengkapan tim yang harus diperhatikan yaitu seperti tenda, alat masak, dan logistik. Membawa logistik secukupnya saja agar tidak berlebihan dan membuat beban bawaan semakin berat.
Untuk pendaki pemula, jangan mendaki dengan pendaki pemula juga. Usahakan mendaki dengan orang yang sudah berpengalaman mendaki gunung. Hal ini dikarenakan orang yang berpengalaman lebih paham terhadap apa saja yang harus dan tidak boleh dilakukan di gunung. Terlebih, orang yang berpengalaman dapat mengarahkan dan mendampingi pendaki pemula dalam melakukan pendakian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.