Bangunan Setara Apartemen di Lapas Cibinong Disebut Tak Pakai APBN
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
Warga menunjukkan rempeyek bikinannya yang menjadi ikon kuliner khas Desa Wisata Srikeminut./Twitter
Harianjogja.com, JOGJA-Peyek atau rempeyek merupakan makanan ringan yang terbuat dari tepung beras. Ada banyak jenis rempeyek, mulai dari rempeyek kacang tanah, kacang hijau, bahkan rempeyek kelapa.
Dikutip dari beragam sumber, berikut ini tips mengolah rempeyek agar renyah dan tak keras digigit.
Membuat rempeyek dengan tepung terigu sebagai bahan utama akan menghasilkan tekstur rempeyek yang keras. Untuk itu penting menambahkan tepung sagu agar rempeyek memiliki tekstur yang lebih ringan.
Setiap 200 gr tepung beras cukup tambahkan 2 sdm tepung sagu. Jangan terlalu banyak sebab bisa membuat peyek mudah hancur.
Adonan rempeyek baiknya encer agar bisa melebar saat digoreng. Untuk campuran tepung gunakan santan encer agar rasa semakin gurih. Kamu bisa menambahkan irisan daun jeruk sebagai penyedap.
Sebelum membuat peyek kacang, rendam kacang selama semalam. Setelah itu jangan mengolahnya langsung, tiriskan hingga kering. Jika kacang masih basah, teksturnya akan keras.
Untuk menghasilkan peyek yang renyah, tuangkan adonan peyek secara perlahan. Dengan cara disiram ke pinggir-pinggir penggorengan. Biarkan adonan mengering sendiri dan masuk ke dalam minyak sendiri.
Saat menggoreng perhatikan api kompor agar stabil dan tidak gosong. Dan pastikan goreng saat minyak benar-benar panas agar tepung tidak menyerap minyak.
Ketika matang jangan lupa buat saringan atau peniris. tunggu hingga minyak pada peyek tak menetes lagi. Letakkan pada wadah yang dilapisi kertas minyak atau tisu agar peyek tidak berminyak.
Setelah semua peyek sudah ditiriskan simpan padda tempat yag kedap udara dan pastikan saat menyimpan sudah dalam keadaan dingin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.