Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Kue Kipo./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA-Jogja memiliki banyak makanan tradisional yang khas. Sayangnya tidak semua orang bisa membuatnya sehingga dimungkinkan makanan ini bisa punah jika tidak dilestarikan. Salah satunya adalah makanan khas dari Jagalan, Kotagede, yaitu kipo.
Kipo adalah makanan yang berbahan dasar dari tepung beras. Memiliki warna hijau yang khas dan berisi parutan kelapa yang dicampur dengan gula.
Meskipun menjadi oleh-oleh khas Jogja, tidak semua toko oleh-oleh menyediakan makanan ini karena sifatnya yang tidak tahan lama.
Sekilas, tampilan kipo hampir sama dengan klepon. Berwarna hijau dan manis rasanya. Namun sensasinya akan berbeda jika Anda merasakannya langsung karena kipo dimasak dengan dipanggang dengan alas daun pisang.
Salah satu tempat yang masih melestarikan kue tradisional khas masa kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam ini adalah Pasar Legi, Kotagede. Di situ ada pedagang kipo yang masih setia menjual jajanan ini.
Dilansir dari Instagram @visitingbantul, kipo berasal dari kata iki opo yang artinya ini apa. Bagi Anda yang penasaran dan tertarik membuat makanan legendaris ini di rumah, Anda hanya membutuhkan bahan-bahan yang sederhana.
Baca juga: Kuliner Jogja Ini Cocok Dinikmati Saat Musim Hujan, Murah Meriah
Ada tiga tahap pembuatan. Tahap pertama adalah membuat kulitnya. Pada tahapan ini ibutuhkan tepung ketan, daun suji sebagai pewarna, garam, kapur sirih, dan santan hangat. Semua bahan kulit ini dicampur dan diuleni hingga kalis.
Tahap kedua pembuatan isian atau unti kelapa, dibutuhkan gula merah yang disisir, gula pasir, kelapa muda parut, vanili, garam, dan daun pandan. Bahan-bahan isian kipo ini dimasak hingga gula larut, menyatu, dan matang.
Tahap ketiga, adonan kipo dibagi dan dipipihkan dengan diberi alas daun pisang. Lalu diisi sedikit unti kelapa, panggang di atas teflon lengkap dengan alas daun pisangnya, dan bolak-balik hingga matang.
Cukup sederhana bukan? Anda bisa mencobanya di rumah karena bahan yang dibutuhkan mudah kita temukan di sekitar kita. Mari melestarikan makanan tradisional Jogja dengan membuatnya sendiri di rumah. Selamat mencoba!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Instagram
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.