BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Grojogan Watu Purbo, wisata murah di Sleman./Instagram @grojogan_watupurbo
Harianjogja.com, JOGJA—DIY memiliki banyak pilihan wisata yang wajib dikunjungi. Selain wisata pantai, bukit, dan wisata kota, DIY juga memiliki wisata air terjun.
BACA JUGA: 5 Tempat Sarapan Enak di Jogja, Ada Soto hingga Gudeg
Salah satunya adalah air terjun Grojogan Watu Purbo yang berlokasi di Desa Bangunrejo, Tempel, Sleman. Air terjun ini memiliki bentuk yang tidak biasa karena membentuk terasering bertingkat enam dan dialiri dengan air terjun kecil.
Grojogan Watu Purbo merupakan air terjun buatan yang semula digunakan untuk mengatasi dampak erupsi Gunung Merapi. Alirannya berasal dari Kali Krasak dan Kali Bebeng, yang diketahui sering terdampak aliran lahar dingin pasca erupsi.
Pada tahun 1957, pemerintah kemudian membuat terasering yang difungsikan sebagai sabo, sebuah sistem penahan aliran lahar. Enam tingkatan di Grojogan Watu Purbo ini merupakan bentukan sabo, sementara bebatuan besar di sekitarnya merupakan batuan alami.
Bertahun-tahun Grojogan Watu Purwbo tidak dirawat, akhirnya oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat berinisiatif untuk mengelolanya menjadi tempat wisata dan pada 2017 mereka resmi memperkenalkan dan membuka tempat ini menjadi objek wisata baru.
Grojogan Watu Purbo memiliki banyak spot foto karena pemandangannya menawarkan keindahan alam yang menawan. Pepohonan hijau yang melingkari Grojogan Watu Purbo membuat tempat ini terasa sejuk. Selain itu, jika pengunjung suka berkemah. Pengelola tempat ini menyediakan lokasi khusus untuk berkemah, lokasinya tidak jauh dari air terjun.
BACA JUGA: Panduan Berwisata di Bukit Klangon, Spot Favorit di Lereng Gunung Merapi
Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah saat musim hujan, karena debit airnya sedang melimpah dan bisa menikmati keindahan aliran deras dari air terjun ini.
Objek wisata Grojogan Watu Purba menjadi pilihan wisata murah, karena pengunjung tidak dikenakan biaya retribusi. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir saja, untuk motor mulai dari Rp 5.000 dan mobil Rp 10.000. Adapun jam buka mulai pukul 06.00-18.00 WIB atau menyesuaikan dengan kebijakan pengelola terkait pandemi dan cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.
Ledakan tabung oksigen di PT Sinergi Berkat Gasindo, Kelapa Gading, menewaskan satu orang dan melukai seorang lainnya.
Kemensos menguji coba Perlinsos digital hingga akhir 2026 untuk memutakhirkan data bansos dan menargetkan seluruh daerah mengaksesnya pada 2027.
Pemerintah menargetkan investasi lebih dari Rp13.000 triliun dalam lima tahun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen pada 2029.
Baznas Kulonprogo menyalurkan Rp440 juta untuk memperbaiki rumah 22 keluarga di Galur, Panjatan, dan Wates melalui program RLHB.