Piala Dunia 2026 di AS Memanas, 13 Federasi Kecam Bos UEFA
Piala Dunia 2026 memicu polemik setelah 13 federasi sepak bola dunia mengecam komentar Presiden UEFA Aleksander Ceferin soal format baru turnamen.
Kraton Jogja./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pariwisata Kota Jogja menargetkan menambah 13 kampung wisata baru pada 2022 ini. Dengan demikian, akan ada total 30 kampung wisata yang menjadi objek dan daya tarik wisata baru di kota tersebut.
“Hingga saat ini sudah ada 17 kampung wisata yang mengantongi surat keputusan (SK) dari pemerintah daerah dan akan ada tambahan 13 kampung wisata baru,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko, dikutip dari Antara--jaringan Harianjogja.com, Sabtu (5/3/2022).
Menurut dia, 13 kampung wisata baru yang akan terbentuk pada tahun ini masih bersifat embrio namun diupayakan untuk cepat berkembang sehingga mampu menyusul 17 kampung wisata lain yang saat ini berada di tahap rintisan. Salah satu kampung yang akan dimunculkan adalah Kampung Surokarsan.
“Mungkin kami akan benar-benar fokus mengembangkan 30 kampung wisata itu dulu dan memastikan bagaimana setiap kampung memiliki daya tarik kuat untuk menarik minat wisatawan berkunjung,” katanya.
Saat ini, Wahyu mengatakan, Kampung Wisata di Giwangan memiliki potensi besar untuk berkembang dengan cepat karena kampung wisata tersebut memiliki destinasi wisata yang konsisten dibanding kampung wisata lain.
Baca juga: Terungkap, Misteri Larangan Motret di Ullen Sentalu
Daya tarik wisata di kampung tersebut adalah Bendung Lepen, yaitu memanfaatkan saluran irigasi untuk memelihara ikan. Selain itu juga terdapat Dermaga Cinta yang memungkinkan wisatawan menyusuri Sungai Gajah Wong menggunakan perahu serta kampung buah di Kelurahan Giwangan.
“Giwangan pun diajukan untuk mengikuti penilaian Anugerah Desa Wisata pada tahun ini. Mudah-mudahan memperoleh hasil baik,” katanya.
Salah satu upaya yang akan ditempuh untuk mengembangkan kampung wisata adalah mengajak seluruh tamu dari luar daerah yang berkunjung ke Pemerintah Kota Yogyakarta untuk merasakan suasana khas Jogja di kampung wisata.
“Terkesan sedikit monopolistik, tetapi tujuannya supaya pengelola kampung wisata belajar cara melayani tamu yang berkunjung. Saat ini, mereka sedang menyusun paket wisata sederhana. Mudah-mudahan upaya ini bisa membantu pemasaran kampung wisata,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengingatkan seluruh pengelola kampung wisata untuk senantiasa meningkatkan atraksi wisata dan pelayanan ke wisatawan yang datang.
“Harus ada yang baru setiap periode tertentu sehingga wisatawan tidak bosan. Harus ada unsur what to do, what to see and what to eat. Setidaknya harus ada tiga pengalaman tersebut yang dirasakan wisatawan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Piala Dunia 2026 memicu polemik setelah 13 federasi sepak bola dunia mengecam komentar Presiden UEFA Aleksander Ceferin soal format baru turnamen.
Momen doa bersama pemain Jerman dan Curacao usai laga Piala Dunia 2026 viral di media sosial. Felix Nmecha menjelaskan alasan di balik aksi tersebut.
Dinkes Sleman menegaskan tidak memiliki kewenangan mencabut SIP tenaga kesehatan secara langsung terkait dugaan daycare ilegal yang tengah diselidiki polisi.
Gestur tangan analis VAR Shaun Evans di Piala Dunia 2026 memicu kontroversi. Fare mendesak FIFA menyelidiki dugaan penggunaan simbol yang dikaitkan dengan white
Tak perlu waktu lama, permintaan Sukristanto memilki sambungan air bersih untuk rumahnya langsung direspons melalui program CSR PDAM Tirta Merapi Klaten.
IHSG ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,97 setelah pasar merespons positif kesepakatan damai AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.