Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Daftar 10 Kota Layak Huni di Dunia. Wina nomor 1./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Economist Intelligence Unit (EIU), dan Global Liveability Index 2022 baru saja mengumumkan peringkat tahunan kota-kota paling layak huni di dunia.
EIU, yang merupakan organisasi saudara dari The Economist, memeringkat 173 kota di seluruh dunia berdasarkan berbagai faktor, termasuk perawatan kesehatan, tingkat kejahatan, stabilitas politik, infrastruktur, dan akses ke ruang hijau.
Secara keseluruhan, Eropa mendominasi daftar, dengan enam tempat di 11 besar (ada seri untuk tempat ke-10). Kopenhagen, dilansir dari CNN traveler, menempati posisi kedua di Global Liveability Index.
BACA JUGA: Ribuan Mahasiswa UGM Disebar ke 28 Provinsi
Swiss adalah satu-satunya negara di Eropa yang memiliki dua entri di 10 besar, dengan Jenewa di posisi keenam dan Zurich mendarat di posisi ketiga.
Sementara itu, dari 10 kota paling layak huni, Osaka Jepang menjadi satu-satunya kota yang masuk di Asia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.