Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Sebuah pohon di Pakistan dirantai lebih dari satu abad. / Oddity Central
Harianjogja.com, PESHAWAR—Sebuah pohon di Kota Peshawar, Pakistan mendapat perlakuan yang tidak biasa. Pohon itu sudah tumbuh dengan dirantai lebih dari satu abad.
Rupanya, pohon di barat laut Pakistan itu dirantai oleh seorang perwira tentara Inggris yang mabuk. Ia “menahan” pohon itu dengan rantai logam hingga 125 tahun lamanya.
BACA JUGA: Di Negara Ini, Pohon yang Tumbuh Terbalik Jadi Rujukan Wisatawan
Melansir Anadolu Agency, penangkapan tersebut konon dilakukan pada tahun 1898 oleh perwira Inggris James Squid di Landi Kotal, sebuah kota dekat perbatasan Torkhan.
“Kakek saya, Fateh Khan Shinwari, memberi tahu saya bahwa perwira militer Inggris James adalah orang kejam yang merantai pohon ini pada tahun 1898,” kata Islam Khan Shinwari, kepala suku Khogikheil di Landi Kotal yang berusia 60 tahun, berkata.
Shinwari mengatakan, tempat keberadaan pohon itu saat ini dulunya merupakan harta leluhurnya, namun saat itu tentara Inggris telah mengambilnya secara paksa dari keluarganya dan membangun mess perwira di sana.
BACA JUGA: Unik, Ratusan Dusun di Gunungkidul Memakai Nama Pohon
Terlepas dari kenyataan bahwa Pakistan memperoleh kemerdekaannya dari pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1947, papan di pohon itu masih bertuliskan: "Saya ditahan. Suatu malam, seorang perwira Inggris yang mabuk berat mengira saya akan pindah dari lokasi semula dan memerintahkan sersan untuk menahanku.”
Pohon itu, yang sekarang berada di wilayah markas Angkatan Darat Pakistan di Landi Kotal, tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan, orang asing, dan penduduk lokal
Namun, penduduk setempat menganggap pohon tersebut sebagai simbol penindasan pemerintahan Inggris terhadap penduduk setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.