Di Negara Ini, Pohon yang Tumbuh Terbalik Jadi Rujukan Wisatawan

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Minggu, 12 Februari 2023 22:47 WIB
Di Negara Ini, Pohon yang Tumbuh Terbalik Jadi Rujukan Wisatawan

Sebuah pohon tumbuh terbalik di bekas gerbang Romawi kuno di Kota Baiae, Italia. / Oddity Central

Harianjogja.com, BAIAE—Reruntuhan kuno Baiae, dekat kota modern Bacoli di Italia merupakan rumah bagi fenomena botani yang aneh. Pasalnya, di sana ada pohon ara yang tumbuh terbalik.

Melansir Oddity Central, sebuah pohon tumbuh dengan gigih dari langit-langit gerbang Romawi kuno, sehingga dinamakan pohon terbalik. Fenomena ini pun banyak dikagumi orang karena pohon yang tumbuh dari atas ke arah tanah tentu yang cukup langka.

Tidak ada yang tahu persis bagaimana pohon ara sudah berapa lama tumbuh di sana. Namun, satu hal yang pasti, pohon itu tumbuh lebih kuat setiap tahun meskipun lokasinya aneh. Bahkan, kadang-kadang berbuah.

Pohon ara biasa (Ficus carica) adalah salah satu tanaman pertama yang pernah dibudidayakan oleh manusia. Arsip menyatakan bahwa fosil ara telah ditemukan di Lembah Yordan sejak 9400 SM. Jadi masuk akal bila pohon yang melawan gravitasi ini terletak di kota Romawi kuno Baiae.

Pohon ara biasanya lebih menyukai tempat yang kering dan cerah, tetapi akarnya yang kuat dan kemampuannya untuk berkembang dengan sedikit air memungkinkan tanaman untuk menopang dirinya sendiri di tempat yang tidak ramah. Pohon yang terbalik adalah buktinya.

Baiae dulunya merupakan tempat peristirahatan yang ramai untuk kelas penguasa Roma. Sekarang, kota itu menjadi taman arkeologi yang menarik wisatawan dari seluruh dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, pohon ara yang terbalik telah menjadi salah satu daya tarik terbesar destinasi itu. Bagaimanapun, itu menjadi bukti bahwa alam selalu menemukan jalan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Oddity Central

Share

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online