PNBP Visa Naik, Imigrasi Kantongi Rp2,8 Triliun pada Semester I
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
Bumi dan Matahari/codepen
Harianjogja.com, JAKARTA - Dengan perputaran waktu di bumi selama 24 jam, umumnya selama 12 jam sinar matahari akan muncul di siang hari, dan jam sisanya adalah waktu malam dimana matahari telah terbenam.
Tapi, tahukah Anda bahwa ada tempat di seluruh dunia yang matahari tidak terbenam lebih dari 70 hari?
Bayangkan betapa menarik (atau membingungkan) bagi wisatawan untuk melacak waktu, ketika bahkan penduduk setempat di sana bingung tanpa matahari terbenam selama 70 hari berturut-turut! Ya, Anda membacanya dengan benar.
Norwegia, terletak di Lingkaran Arktik, disebut Negeri Matahari Tengah Malam, di mana dari Mei hingga akhir Juli, matahari sebenarnya tidak pernah terbenam. Artinya, selama sekitar 76 hari, matahari tidak pernah terbenam. Di Svalbard, Norwegia, matahari bersinar terus menerus dari 10 April hingga 23 Agustus; itu juga merupakan wilayah berpenghuni paling utara di Eropa. Anda dapat merencanakan kunjungan Anda ke tempat ini selama waktu ini dan hidup untuk hari-hari, ketika tidak ada malam.
Nunavut terletak sekitar dua derajat di atas Lingkaran Arktik, di Wilayah Barat Laut Kanada. Tempat ini melihat sekitar dua bulan sinar matahari 24X7, sedangkan selama musim dingin, tempat itu melihat sekitar 30 hari berturut-turut kegelapan total.
Islandia adalah pulau terbesar di Eropa setelah Inggris Raya, dan juga dikenal sebagai negara yang tidak memiliki nyamuk. Selama musim panas, malam cerah di Islandia, sedangkan selama bulan Juni, matahari sebenarnya tidak pernah terbenam. Untuk melihat Matahari Tengah Malam dalam kemegahannya, Anda dapat mengunjungi kota Akureyri dan Pulau Grimsey di Lingkaran Arktik.
Dari akhir Mei hingga akhir Juli, matahari sebenarnya tidak terbenam di sini, yang kemudian dikompensasikan dari awal November selama 30 hari berikutnya, di mana matahari tidak terbit, dan dikenal sebagai malam kutub. Ini juga berarti bahwa negara itu tetap dalam kegelapan selama bulan-bulan musim dingin yang keras. Terkenal dengan pegunungan yang tertutup salju dan gletser yang memesona, tempat ini dapat dikunjungi di musim panas atau musim dingin.
Tanah seribu danau dan pulau, sebagian besar Finlandia bisa melihat matahari langsung hanya selama 73 hari selama musim panas. Selama waktu ini, matahari terus bersinar selama sekitar 73 hari, sedangkan selama musim dingin, wilayah ini tidak melihat sinar matahari. Ini juga salah satu alasan mengapa orang-orang di sini kurang tidur di musim panas, dan lebih banyak selama musim dingin. Saat di sini, Anda dapat menikmati Cahaya Utara dan juga mendapatkan kesempatan untuk bermain ski dan merasakan pengalaman menginap di iglo kaca.
Dari awal Mei hingga akhir Agustus, Swedia melihat matahari terbenam sekitar tengah malam dan terbit sekitar pukul 4 pagi di negara itu. Di sini, periode waktu sinar matahari yang konstan dapat berlangsung hingga enam bulan dalam setahun. Jadi ketika di sini, seseorang dapat menghabiskan hari-hari yang panjang dengan melakukan aktivitas petualangan, dengan pergi bermain golf, memancing, menjelajahi jalur trekking, dan banyak lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
Veda Ega Pratama akan start dari posisi ke-16 Moto3 GP Inggris 2026 setelah mencatat waktu 2:10,910 detik di Q2.
Penembakan terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Jayawijaya. Dua warga terluka dan kini dirawat di RSUD Wamena.
Kemenhut mengevaluasi pembagian manfaat program FCPF-CF senilai US$110 juta agar lebih transparan dan dapat diakses masyarakat.
Chelsea menang 3-0 atas AC Milan di Indonesia Super Cup 2026. Joao Pedro mencetak dua gol, disusul gol Moises Caicedo.
Spanyol mengerahkan sekitar 2.300 personel polisi dan tentara ke Ceuta untuk mengantisipasi seruan migrasi massal pada 15 Agustus.