Berorientasi Produksi, Daya Saing Jadi Tantangan Utama
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Preneur Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman saat ini masih berorientasi pada produksi.
Menu Nasi Goreng TengBing./Istimewa
JOGJA — Grage Ramayana Hotel Jogja terus berinovasi menciptakan menu-menu kuliner yang memanjakan lidah pengunjungnya. Setelah meluncurkan menu Sego Manten, kali ini hotel yang berada di Jalan Sosrowijayan No 33 Jogja ini menawarkan Nasi Goreng TengBing.
Chef Grage Ramayana Hotel Jogja, Taufan Dwi Laksono mengatakan Nasi Goreng TengBing merupakan akronim dari Tengkleng Kambing.
Tengkleng merupakan salah satu makanan berbahan dasar kambing dengan menggunakan kuah santan dan memiliki bumbu yang tajam seperti gulai. Rasanya pedas manis ditambah daging kambing.
"Jadi ini nasi goreng TengBing yang sangat spesial kami hadirkan untuk masyarakat yang ingin merasakan nuansa berbeda. Biasanya hanya ada nasi goreng Jawa khas Jogja. Cuma kan cuaca saat ini [hujan] cukup mendukung dengan menu Nasgor TengBing ini," kata Chef Taufan, Sabtu (1/10/2022).
BACA JUGA: Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata
Perpaduan antara nasi goreng dengan tengkleng kambing ini tentu memberikan sensasi yang berbeda. Nasi goreng dengan siraman balungan tengkleng di Grage Ramayana Hotel ini dimasak dengan bumbu rempah Nusantara yang dapat menggugah selera. Apalagi saat suasana dingin dan hujan turun.
Untuk menghilangkan bau perengus dari daging kambing, dia menutupinya dengan bumbu rempah Tengkleng.
Soal harga per porsi, Topan mengatakan cukup terjangkau. Per porsi pelanggan cukup membayar Rp44.000. "Ini sebagai bagian inovasi yang kami lakukan. Tidak perlu jauh-jauh ke Sleman Utara, cukup ke sini bisa menikmati Nasgor Tengkleng Kambing," katanya.
Sebelumnya, Plt GM Grage Ramayana Hotel Jogja Edi Handoko mengatakan peminat makanan tradisional di DIY cukup tinggi. Banyak menu tradisional yang disajikan di hotel tersebut. Seperti menu Sego Manten yang biasanya disajikan setiap acara kondangan (pernikahan). Namun, menu tersebut saat ini sudah bisa dinikmati tanpa harus pergi ke kondangan dulu.
"Kalau mau menikmati Sego Manten tinggal ke sini, tidak perlu menunggu kondangan. Jadi menu ini kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Preneur Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman saat ini masih berorientasi pada produksi.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
enginap di sebuah hotel kini bukan lagi sekadar mencari tempat untuk beristirahat. Wisatawan juga mencari pengalaman yang hangat, personal, dan memiliki cerita.
BSN menjadi tuan rumah APMP Mid-Year Meeting 2026 yang diikuti 20 negara untuk memperkuat ketertelusuran pengukuran dan ekonomi sirkular.
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.
Australia berencana meningkatkan impor kakao dari Indonesia. Peluang ekspor produk kakao premium terbuka lebar, tetapi pasokan biji kakao nasional masih menjadi