Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Nasi Kebuli Mas Hamid - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA—Menyantap makan pagi atau sarapan menjadi salah satu yang dianjurkan sebelum memulai aktivitas.
Bagi mahasiswa Jogja, seringkali sarapan merupakan kegiatan yang sengaja dilewatkan. Padahal, hal ini penting untuk memenuhi asupan gizi dan kebutuhan energi sebelum memulai hari.
Di dekat kampus, banyak terdapat spot kuliner yang bisa disambangi untuk menikmati sarapan, termasuk di sekitar kampus UGM.
Kampus yang berlokasi di Sleman itu memiliki sejumlah kawasan yang sering disambangi mahasiswa untuk berkuliner.
Warung-warung itu pun buka sejak pagi hari agar para mahasiswa bisa sarapan. Dengan harga murah-meriah, mahasiswa pun tak perlu khawatir kantong jebol.
Berikut rekomendasi tempat sarapan di sekitar kawasan UGM.
Nasi Balap Puyung Pak Andy
Warung nasi ini sudah berdiri sejak 2016. Kuliner khas Lombok ini sering jadi pilihan mahasiswa untuk sarapan.
Nasi Balap Puyung Pak Andy terkenal dengan ayam suwirnya yang pedas, gurih, dan asin. Sepiring nasi balap di sini disajikan dengan alas daun pisang, kemudian dilengkapi dengan kacang kedelai goreng, oseng kacang panjang, dan sambal.
Seporsi Nasi Balap Puyung Pak Andy dibanderol Rp 12.000. Nasi Balap Puyung Pak Andy berlokasi di Jalan Kaliurang No.18, Manggung, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Soto Pak Nanto
Lokasi Soto Pak Nanto berada di kawasan Pogung. Soto yang dekat dengan area tempat tinggal mahasiswa UGM dan UNY ini selalu ramai diburu mahasiswa setiap paginya.
Berbeda dengan soto di tempat lain, Soto Pak Nanto menonjolkan isian tahu, tomat, dan juga wortel. Selain itu, kuahnya yang bening juga terasa segar. Dipadukan dengan suwiran daging, semangkuk soto siap menjadi penyemangat memulai hari.
Selain soto, ada pula menu sop. Harga makanan di sini masih ramah di kantong mahasiswa. Jika ingin mencicipi, jangan sampai kesiangan, sebab jelang makan siang biasanya stok sudah ludes terjual.
Nasi Kebuli Mas Hamid
Pecinta kuliner Timur tengah harus mencoba sarapan dengan nasi kebuli, salah satunya ialah Nasi Kebuli Mas Hamid. Lapak nasi kebuli ini selalu ramai sejak buka pada pukul 07.00 WIB.
Jika biasanya nasi kebuli menggunakan kambing, maka Hamid sang penjual memilih daging sapi karena dirasa lebih bisa diterima banyak kalangan. Seporsi nasi kebuli di sini berpadu dengan empuknya daging dan asam kismis yang tercampur di dalam nasi.
Mulai dari Rp10.000 saja, sarapan dengan porsi mengenyangkan bisa diperoleh. Nasi Kebuli Mas Hamid dapat ditemukan di Jalan Kaliurang km 5,5 Depok, Sleman tepatnya di seberang Dunkin' Donuts.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.