Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Pria ini merawat ribuan ikan liar di sungai yang mengunjungi rumahnya setiap hari untuk makan. - Oddity Central
Harianjogja.com, LONG KIEN—Seorang pria Vietnam tiba-tiba terkenal di kampung halamannya di provinsi An Giang karena merawat ribuan ikan liar di sungai yang mengunjungi rumahnya setiap hari untuk makan.
Melansir Oddity Central, pria bernama Muoi Phuc yang tinggal rumah tepi sungai di Long Kien, Delta Mekong, Vietnam itu secara rutin memberi makan sekumpulan ikan liar yang mengunjunginya setiap hari. Kegiatan itu justru jadi daya tarik populer bagi tetangga dan turis lokal.
Sebenarnya, ikan-ikan itu bisa saja menghampiri rumah-rumah lain di sekitar kediaman Muoi Phuc. Tetangganya juga mencoba menarik minat ikan-ikan itu untuk mendekat dengan membuang makanan ke sungai, tetapi entah mengapa ikan-ikan itu hanya berhenti di rumah Muoi Phuc.
Mulanya, lelaki berusia 52 tahun itu memberi makan ikan di sana yang saat itu hanya segelintir patin. Namun, selama dua tahun terakhir, jumlah mereka tumbuh dengan cepat, dan sekarang ribuan ikan mampir ke rumahnya di tepi sungai setiap hari.
Dari selusin atau lebih ikan yang pertama kali mampir ke rumah Muoi Phuc lebih dari dua tahun yang lalu, kelompok ikan telah berkembang menjadi beberapa ribu –beberapa memperkirakan mencapai puluhan ribu– dari spesies yang berbeda, seperti halibut, lele, ikan gabus, dan bahkan ikan kuwe putih yang agresif.
Tidak ada yang benar-benar tahu dari mana ikan itu berasal, tidak pernah ada berita tentang perikanan atau kolam ikan yang kehilangan ikannya, atau mengapa mereka memilih rumah Muoi dari ribuan rumah lainnya di Delta Mekong.
Awalnya, Muoi Phuc menggunakan beberapa kantong makanan ikan setiap bulan, tetapi sekarang, kawanan ikan telah menjadi sangat besar sehingga dia membutuhkan banyak makanan per bulan untuk memberi makan mereka. Kadang-kadang biayanya terlalu mahal baginya, jadi dia melemparkan buah-buahan dan sayuran busuk yang disumbangkan oleh petani lokal, yang sepertinya disukai oleh ikan-ikan itu.
Kini, turis secara rutin datang ke rumah Muoi Phuc untuk melihat kumpulan ikan yang telah menjadi raksasa itu.
Setiap malam, puluhan perahu nelayan mampir ke rumahnya dan menebar jala dengan harapan bisa menangkap kawanan raksasa itu, namun sejauh ini ikan-ikan itu berhasil menghindarinya. Muoi dan ayahnya juga sering begadang untuk memastikan tidak ada yang menyakiti ikan itu.
“Banyak orang tahu bahwa ada ikan di sini, jadi mereka memanfaatkan ketidakhadiran kami untuk mengintai dan menebar jala. Setiap kali kami melihat mereka memancingnya, ayah saya dan saya memohon agar mereka tidak melakukannya. Saya tidak tahu harus berbuat apalagi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.