Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kuliner di Jogja tak terbatas pada gudeg, sate klathak, atau ayam geprek yang digemari para mahasiswa. Kota pelajar ini penuh dengan pilihan tempat makan tak cuma beda dari biasanya namun juga unik yang mungkin tak ditemukan ditempat lain.
Harianjogja.com merangkum tiga tempat makan dengan konsep unik terutama dari segi menu makanan atau minumannya.
Jejamuran, Sleman
Siapa bilang jamur cuma bisa digoreng krispi atau ditumis biasa? Jejamuran menawarkan puluhan menu dengan bahan dasar berbagai jenis jamur yang sebagian besar diproduksi sendiri.
Tentunya mulai dari menu sederhana jamur krispi atau tumis jamur, lalu disulap menjadi tongseng, sup, soto, sate, rendang, nasi uduk jamur hingga steak jamur. Harganya pun tergolong terjangkau mulai dari Rp9 ribu-24 ribu atau lebih hemat dengan menu paket keluarga dibanderol dari harga Rp100 ribu. .
Mengenal proses mengembangbiakkan jamur atau sekedar mengenal aneka ragam jamur yang jarang kali ditemukan di tempat lain, hingga berbelanja di toko yang menjual aneka macam jamur olahan. Letaknya ada di Jalan Magelang KM 11 No 53, Niron, Pandowoharjo, Tridadi, Sleman, Yogyakarta dan buka dari jam 09.00-20.00 WIB.
Gelora Baik, Bantul
Pecinta teh atau bunga patut mengunjungi Gelora Baik. Sebuah tempat makan sederhana dengan rumah Joglo dilengkapi dekorasi furnitur lawas membawa nuansa tenang nan syahdu, bersama kucing-kucing lucu yang ikut menepi.
Gelora Baik mengusung konsep tisane dan pangan rempah, tak heran jika sajian menunya pun berupa teh artisan dan teh buah artisan, seperti teh berjuluk ‘Surga Bunga’ yang terdiri dari berbagai macam bunga seperti saffron, mawar, melati, lavender, forget me not, dan sejumlah bunga lainnya.
Makanan-nya pun tak kalah nikmat berkat rasa dan aroma rempah-rempahnya padahal hanya sesederhana hidangan nasi goreng. Harga menunya mulai dari Rp10 ribu-Rp 45 ribu.
Lokasinya sedikit tersembunyi cocok bagi kamu yang mencari ketenangan sejenak di tengah kota tepatnya di di Gang Kesehatan VI No.177D, Sonosewu, Bantul. Pengunjung dapat datang setiap harinya mulai pukul 12.00-00.00
Tepi Kota, Sleman
Jengah dengan keramaian kota dan ingin menepi sejenak? Tepi Kota bisa jadi pilihanmu, seirama dengan namanya Tepi Kota berada di barat laut Jogja tepatnya di Bejen RT 02 RW 41 Caturharjo, Sleman, Yogyakarta.
Tempat makan bernuansa rumah nenek lengkap dengan kebun kecil di sekelilingnya menawarkan konsep unik yakni mengajak setiap pengunjung untuk menilik rasa seraya makan bareng seperti kenduri dan bercengkrama dengan pengunjung lainnya, tapi konsep serupa khusus di hari Minggu saja dengan menu yang berbeda-beda berdasarkan buku resep “Mustikarasa”, diracik langsung oleh pemiliknya.
Selain hari Minggu makanan yang ditawarkan di dominasi dari hidangan asal daerah Situbondo, Sulawesi, hingga Indonesia Timur seperti Karang Penaci, Nasu Wolio, Nase’ Kolhu, Nas’ Sodu, dan sejumlah menu lainnya. Buka setiap hari kecuali Jumat tapi sebelum berkunjung kamu perlu melakukan reservasi terlebih dahulu melalui Instagram-nya di @tepikota_
Pulang dari Tepi Kota kamu juga dapat membawa buah tangan seperti kuning langsat, sirup gula asem, madu lengkeng atau multiflora selama stok masih tersedia. Tapi yang wajib dicoba ialah sambago yang bercita rasa gurih dan sedikit pedas menambah kenikmatan sepiring nasimu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.
Megawati Soekarnoputri dan Dubes Kuwait membahas konflik Timur Tengah, Palestina, hingga stabilitas Selat Hormuz di Jakarta.