El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Pengunjung naik kereta api wisata di Museum Kereta Api Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (6/3/200)./Antara-Andreas Fitri Atmoko\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) DIY memproyeksikan jumlah wisatawan pada long weekend kali ini akan lebih ramai dari lebaran 2023 kemarin. Hal tersebut disampaikan oleh Penasihat DPD Asita DIY, Edwin Himna.
Dia menjelaskan lonjakan wisatawan paling signifikan adalah wisatawan domestik. Momen libur panjang di awal Juni ini sangat menurutnya sangat mendongkrak kunjungan.
"Terjadi lonjakan cukup signifikan, khususnya di Wisnus [wisatawan nusantara]. Perkiraan iya [melebihi lebaran] karena reservasi di periode liburan Waisak ini cukup kewalahan mendapatkan kamar hotel," ucapnya, Rabu (31/5/2023).
BACA JUGA: 3 Tempat Wisata Jogja yang Sempurna bagi Pemburu Sunset
Akan tetapi dia menyebut Asita belum menghitung seberapa besar angka potensi kenaikannya. Indikasi yang digunakan adalah tingginya okupansi hotel-hotel di DIY.
"Kami tidak ada persiapan khusus karena teman-teman kami di Asita sudah terbiasa [menghadapi lonjakan]. Bekerja seperti normalnya," lanjutnya.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardianto menyampaikan GIPI belum bisa memprediksi secara angka. Namun diperkirakan bakal lebih banyak dari periode lebaran 2023.
"Betul [lebih ramai dari lebaran] melihat pergerakan okupansi. Harapan kami seperti itu," tuturnya.
BACA JUGA: Catat! Ini Wisata Tersembunyi di Kaliurang yang Layak Dikunjungi
Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono menyampaikan okupansi hotel sudah jauh meningkat dibandingkan lebaran kemarin. Sepanjang Mei 2023 okupansi hotel sudah mencapai rata-rata 80%. Bahkan reservasi Juli 2023 sudah mencapai 70%.
"[penyebabnya] ya karena ini libur sekolah, juga banyak MICE [meetings, incentives, conferences, dan exhibitions] di Jogja," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.