Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Di Jepang, ada pulau kucing dengan jumlah populasi anabul lebih banyak dari manusia. / Getty Images
Harianjogja.com, EHIME—Pecinta kucing harus tahu fakta ini. Di Jepang, ada sebuah pulau yang dihuni lebih banyak kucing daripada manusia.
Melansir Mirror, pulau itu bernama Aoshima atau pulau kucing, yang terletak di Prefektur Ehime, Jepang. Di sana, ada kucing yang jumlahnya lebih banyak enam kali lipat dibandingkan manusia. Pasalnya, populasi manusia di pulau kecil di ujung selatan Jepang itu sudah menyusut sejak akhir Perang Dunia II.
Sejarah menyebutkan pada akhir Perang Dunia II sekitar 900 orang tinggal di sana. Aktivitas utama mereka memancing di perairan, mengolah tanah dan umumnya menjalani kehidupan pasca perang yang damai.
Sayangnya, selama beberapa dekade kegiatan mencari nafkah di Aoshima menjadi semakin sulit, karena perikanan sarden habis. Sejak saat itu, orang-orang pergi mencari pekerjaan di kota.
Pada 2019, tinggal enam orang yang menghuni pulau itu sebagai rumah mereka. Karena populasi manusia menyusut, jumlah kucing yang hidup di pulau itu melonjak drastis. Meski kucing-kucing itu ditinggalkan oleh tuannya yang merantau, jumlah mereka justru membengkak jadi ratusan. Saat ini, diperkirakan ada 200 ekor kucing gemas di sana.
Kini, jika Anda turun dari kapal ke Aoshima, Anda akan disambut dengan lusinan kucing yang mendengkur dan mengeong. Ada berbagai ras kucing, dengan sebagian besar tabi oranye dan coklat.
Dalam beberapa tahun terakhir, reputasi pulau kucing telah berkembang pesat, membuat orang-orang dari penjuru Bumi yang jauh datang untuk berkunjung, membawa makanan untuk kucing di sana.
Karena pulau ini sangat kecil, pengunjung disarankan untuk membawa makanan dan menghormati penduduk setempat.
Uniknya, kucing-kucing di Aoshima tidak terlalu pilih-pilih. Mereka bertahan hidup dengan makan bola nasi, atau kentang yang mereka rampas dari turis. Dengan tidak adanya predator alami, mereka menjelajahi pulau tanpa rasa takut.
Kendati demikian, pada tahun 2018 lalu, pihak berwenang sempat berencana untuk melakukan kebiri agar populasi lokal berkurang di pulau kucing itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Mirror
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.